Site icon Berita Kota Makassar

Mahasiswa Minta Pemprov Tegas

MAMUJU, BKM — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII Cabang Mamuju, melakukan aksi unjukrasa di halaman kantor gubernur Sulbar. Ibnu Imat Totori selaku koordinator aksi mendesak kepada Pemprov Sulbar untuk mengedepankan kepentingan rakyat khususnya para petani.
Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Petani Sulbar, menggelar aksi unjukrasa mendesak Pemprov Sulbar menuntaskan kasus agraria yang ada di Sulbar. Mereka meminta Pemprov Sulbar bertindak tegas terhadap sejumlah korporasi yang dinilai merampas hasil petani
”Kami meminta Pemprov Sulbar untuk berani bertindak tegas kepada para korporasi khususnya pengusaha sawit yang telah mengabaikan hak-hak rakyat petani harus ditindak secara tegas. Jangan ada pembiaran,” tandas Ibnu yang juga Ketua PMII Cabang Mamuju.
Mereka meminta kepada Pemprov supaya tegas dan tidak tunduk kepada korporasi yang dapat merugikan para petani di Sulbar. Utamanya pada sektor perkebunan sawit. Tanpa ada dukungan dari pihak pemerintah, maka nasib petani tidak akan bisa bangkit. ”Para petani tidak bisa merasakan hasil perkebunannya. Karena pihak korporasi diduga telah mempermainkan harga. Bayangkan, harga Tandan Buah Segar (TBS) di Kalimantan Timur (Kaltim) sebesar Rp1.500 per kilogram. Sedangkan di Sulbar hanya Rp1.200 per kilogram. Kenapa pihak korporasi membedakan harganya padahal TBS itu sama-sama dijual di Mamuju Utara,” katanya. (ala/mir/c)

Exit mobile version