MAMUJU, BKM — Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh akan mengakhiri masa pengabdiannya selama dua periode di Sulbar pada 14 Desember 2016 mendatang. Untuk itu, saat ini sedang dipersiapkan pejabat yang akan menjadi pelaksana tugas (Plt) gubernur Sulbar. Dua orang pejabat di Sulbar berpeluang menjabat Plt, yakni Ismail Zainuddin yang kini masih menjabat sebagai Sekretaris Provinsi Sulbar dan Aksan Djalaluddin, rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Menyikapi akan segera berakhir masa jabatannya sebagai gubernur, Anwar menyatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). ”Yang jelas, kalau berbicara kewenangan menentukan tentang karateker atau pelaksana tugas gubernur, itu ada di Kemendagri. Kami hanya sebatas dimintai saja tanggapan. Kalau memastikan, bukan kami punya kewenangan,” katanya.
Kalau nanti pihak Kemendagri meminta tanggapan soal proses karateker gubernur Sulbar yang bisa memenuhi persyaratan, hanya ada dua orang pejabat eselon satu di birokrasi, yakni Ismail Zainuddin dan Aksan Djalaluddin. ”Saya tidak bisa berandai-andai apakah Ismail Zainuddin atau Aksan Djalaluddin. Kami sebagai gubernur, kalau kami dimintai pengusulan, maka pasti kami usulkan yang memenuhi persyaratan, yakni pejabat eselon satu antara Ismail Zainuddin dan Aksan Djalaluddin,” kata Anwar. (ala/mir/c)
Ismail dan Aksan Berpeluang Jabat Plt Gubernur

BKM/ALALUDDIN BUKBER -- Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh bersama Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar dan bakal calon gubernur Sulbar, Andi Ali Baal Masdar saat melakukan pertemuan silaturahmi dalam acara Bukber di Matakali, Polman disaksikan sepuluh ribu orang warga dari seluruh kabupaten yang ada di Provinsi Sulbar.