MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Gerindra Sulsel Yusran Sofran berharap agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra segera menyikapi kondisi yang terjadi diinternal pengurus gerindra di Sulsel. Hal tersebut dikemukakan mengingat agenda verifikasi semakin dekat. Tak hanya itu, DPP juga perlu mempertimbangkan demi menjaga soliditas pengurus dan kader ditingkat bawah.
Pasca pelaksanaan perayaan HUT Gerindra yang ke 9 yang digelar dua kubu berbeda masing-masing mengklaim sebagai pengurus yang memiliki legalitas. Kubu Andi Idris Manggabarani menggelar acara bersama sejumlah anak panti asuhan di Four Poin Sheraton Hotel, Rabu (15/2).
Sehari sebelumnya, Selasa (14/2) kubu Amrullah Pase dan Apiati Kamaluddin menggelar zikir dan doa di Grand Clarion Hotel. Zikir dan doa yang juga diperuntukkan bagi pasangan calon Gubernur DKI Anis Baswedan-Sandiaga Uno ini di Clarion ikut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang serta Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto.
Sebelumnya, Apiaty Kamaluddin berharap pengurus maupun kader partai bentukan Prabowo Subianto tidak terpecah apalagi sampai membangun kubu-kubuan hanya lantaran La Tinro La Tunrung mundur sebagai ketua DPD Gerindra Sulsel.
Bahkan istri mantan Gubernur Sulsel HM Amin Syam ini berharap semua pengurus dan kader tetap satu komando sesuai SK kepengurusan yang ada selama ini. “Kita harus menjaga soliditas kader, agar apa yang menjadi pedoman partai tetap terjaga,”ujar Apiati yang pernah tercatat sebagai pejabat pada lingkup Pemkot Makassar ini. (rif)
Gerindra Sulsel Masih Tunggu Perintah Prabowo
