Site icon Berita Kota Makassar

SYL Ikut Bertarung, Petahana Golkar Terancam

MAKASSAR, BKM — Pertarungan pada pilkada serentak di tahun 2018 mendatang diprediksi berlangsung seru. Apalagi jika mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) ikut ‘bertarung’ di dalamnya. Gubernur dua periode ini tetap memungkinkan untuk terlibat dalam memberikan dukungan pada kontestasi pemilihan gubernur (pilgub), pilwali dan pilbup.
Bila SYL ikut terlibat, maka posisi kepala daerah, khususnya yang menjadi petahana akan terancam. Dari 12 daerah yang akan menggelar pilwali dan pilbup, empat diantaranya merupakan ketua partai berlambang pohon beringin rindang.
Mereka adalah Iksan Iskandar di Jeneponto, Andi Baso Fashar Padjalangi di Bone, Taufan Pawe di Parepare dan Muslimin Bando di Enrekang.
Apalagi, para bupati yang juga ketua Golkar sudah menegaskan sikap dan dukungannya kepada Nurdin Halid (NH) untuk maju sebagai calon gubernur Sulsel di pilgub mendatang.
”Jika Golkar mengusung ketuanya di pilgub dan mendukung kadernya di pilwali maupun di pilbup, maka tentu SYL akan berada di sisi yang berbeda. Bisa jadi SYL akan membangun koalisi dengan Nasdem, PKS, PAN, PPP dan Hanura untuk menentukan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel,” kata dosen politik Unhas Dr Adi Suryadi Culla saat berkunjung ke redaksi Harian Berita Kota Makassar di lantai III Graha Pena, Senin (20/2).
Menurut Adi, hasil pilkada Takalar bisa menjadi dasar pertimbangan guna menggagas koalisi di pilgub atau pilkada lainnya. Khusus untuk pilgub Sulsel, Adi menyebut Golkar yang hampir pasti mengusung NH harus membangun koalisi.
“Golkar akan sulit atau berat jika tidak membangun koalisi dengan sejumlah papol lain. Minimal parpol papan tengah maupun parpol papan bawah,” jelasnya.
Adi beralasan, karena pilgub dan pilkada memberi persinggungan. Ada irisan yang sangat kuat, sehingga koalisi harus juga terbangun secara kuat.
Dalam perkembangan terakhir, bilamana Golkar siap mendukung NH, maka adik SYL, yakni Ichsan Yasin Limpo sedikitnya telah mendapat lampu hijau dari PAN, PPP, Nasdem, PKS dan bisa jadi juga Hanura.
Sementara Agus berpeluang mendapat dukungan PKB, PKPI, PBB, PDIP dan Gerindra. Adapun Nurdin Abdullah juga berpotensi mendapat dukungan dari Demokrat, PAN dan Hanura. “Namun tentu akan dilihat koalisi yang terbangun di tingkat pilgub, lalu akan turun di tingkat pilkada,” tambah Adi.
Sehari sebelumnya, SYL yang juga Gubernur Sulsel memberi dukungan ke Sekprov Sulsel H Abd Latif Malsam untuk menjadi calon bupati Pinrang. Pernyataan dukungan komandan ke Latif Malsam disampaikan di sela-sela menghadiri perayaan HUT Kabupaten Pinrang, Minggu (19/2).
Sementara di sisi lain, Golkar Sulsel juga sejak awal menjagokan Sekretaris DPD I Abdillah Natsir untuk maju sebagai calon bupati di Pinrang. Abdillah Natsir yakin maju sebagai calon bupati.
“Insya Allah saya siap maju sebagai calon bupati di Pilkada Pinrang,” jelas Abdillah baru-baru ini. (rif)

Exit mobile version