MAMUJU, BKM –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapepan) ditahun 2017 menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Kecamatan Tapalang menjadi titik pertama untuk memulai program dalam rangka untuk penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2018 tersebut.
Wakil Bupati (Wabup) Mamuju, H Irwan SP Pababari, menyampaikan, tahun 2017 merupakan tahun yang betul-betul murni kepemimpinannya menahkodai ibukota Provinsi Sulawesi Barat bersama bupati, Drs H Habsi Wahid.
Pada kesempatan tersebut, Irwan Pababari menjabarkan empat poin penting dalam pelaksanaan Musrenbang yang digelar di gedung PKK Kecamatan Tapalang pada Kamis (16/2).
”Poin penting untuk Musrenbang tahun ini adalah pertama, infrastruktur yang menunjang produksi pertanian, kedua ekonomi kreatif kita galakkan, ketiga adalah tingkat kesejahteraan yang tentunya kita tetap mengarah pada layanan pendidikan gratis dan kesehatan gratis yang lebih maksimal, dan keempat adalah penanggulangan kemiskinan disemua wilayah-wilayah yang terindikasi masih dibawah rata-rata,” terang Wabup.
Dengan mengangkat tema sinergitas perencanaan pembangunan daerah untuk kesejahteraan masyarakat, Irwan Pababari berharap pada seluruh SKPD dan sektor-sektor lain yang terlibat agar tetap melakukan koordinasi yang baik dan mengesampingkan ego sektoral. Sehingga program yang dirancang dapat lebih holistik, menyeluruh dan terkonek antara satu dengan yang lain. Dengan demikian, visi misi pemerintah yang dirancang dapat tercapai.
Sekadar diketahui, Musrenbang 2017 kali ini diawali dengan peserta dibagi dalam 4 desk. Nantinya, setiap perwakilan kelurahan dan desa akan menyampaikan program-program yang telah ditetapkan pada Musrenbang desa. Hasil dari pemaparan program disetiap desk akan diplenokan yang kemudian dijadikan acuan dalam penyusunan RKPD tahun 2018 mendatang. (ala/ mir/c)
Wabup Jabarkan Poin Penting di Musrenbang
