Site icon Berita Kota Makassar

Songsong Adipura, Dishub Tertibkan Lapak

JENEPONTO, BKM –Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jeneponto menertibkan sejumlah lapak penjual ayam dan sayur mayur. Lapak ini telah menggunakan lahan pangkalan tukang ojek dan alun-alun terminal di dekat Pasar Induk Turatea, Jeneponto. Sehingga kondisi di sekitarnya terlihat semrawut dan kumuh.
Kepala Dishub Jeneponto, Arfan Sanre Karaeng Tompo, ketika ditemui BKM di sekitar Pasar Induk Turatea, Jalan Pahlawan Bontosunggu, Selasa (21/2) kemarin, mengatakan, pihaknya bukan menggusur lapak pedagang ayam dan sayur mayur. Tapi hanya menertibkan mengembalikan pada fungsinya. Dimana, lahan pangkalan ojek harus ditempati atau digunakan. Tidak boleh biarkan tukang ojek ngetem disembarang tempat yang bisa memacetkan pengguna jalan. Juga untuk menyongsong Piala Adipura dan Kabupaten Sehat.
Lanjut mantan Kepala KLH Jeneponto ini mengatakan, faktor pendekatan ke masyarakat pedagang yang didahulukan. Sehingga mendapat respon positif. Makanya, sangat disayangkan adanya pembiaran oleh pejabat.
”Tapi gak etis sebut nama pejabat dan instansinya. Tapi mari kita bekerja untuk kemajuan Jeneponto Gammara,” jelas Arfan Karaeng Tompo sambil mengangkat bekas kandang tempat penjual ayam.
Kepala Badan Pendapatan, Harmawi, mengatakan, pihaknya juga sudah agak kewalahan menertibkan pedagang lapak dadakan yang sangat samrawut. Tapi syukur sudah ada solusi, penjual ayam dan lapak sayur mayur sudah masuk ke Pasar Induk Turatea, karena sudah selesai tempatnya.
”kami minta kepada pedagang lapak yang menempati alum-alun terminal jangan lagi dikotori. Karena Jeneponto sekarang sedang menghadapi penilaian kedua kota Adipura dan kabupatem sehat. Makanya, kita giat lakukan bersih-bersih dan mengecet trotoar guna Jeneponto Gammara,” jelas Harmawi. (krk/mir/c)

Exit mobile version