MAKASSAR, BKM– Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Adi Rasyid Ali geram dengan sikap pemerintah kota dan managemen Hotel Myko yang belum membongkar taman yang berada di pagar hotel.
“Soal Myko, sebulan lalu kami reses dan manajemen Myko berjanji akan membongkar taman yang berada di depan pagar, tapi sampai sekarang Myko tetap membangkang,” tegasnya saat di gedung DPRD Makasar, Kamis (23/2).
ARA sapaan Adi Rasyid Ali juga menyesalkan tidak adanya inisiatif pemerintah kota melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang dilakukan Hotel Myko.
“Kita sudah perintahkan tapi tetap saja dia (managemen Myko). Jangan tunggu ada korban jiwa karena tertabrak kendaraan baru mau dikerja. Saya harapkan pelanggaran di depan wajah kita tidak dibiarkan begitu saja,” jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Humas Hotel Myko, Saniati mengaku, kalau pihaknya baru menerima desain pedestrian dari pemerintah kota. Selama ini pihaknya menunggu desain pedestrian tersebut dan segera dikerjakan pekan depan. “Sudah ada desainnya, baru saya ambil desainnya kemarin, minggu ini mungkin sudah dikerja,” ucapnya.
Dia menambahkan, desain pedestrian itu dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar. Sebelumnya mendapat surat rekomendasi dari Dinas Penataan Ruang, kalau trotoar yang akan dibangun di depan Myko nantinya adalah pedestrian bintang lima. “Desain pedestriannya bintang lima dan tetap ada taman di depan pagar meski sedikit, karena itu sudah rekomendasi penataan ruang,” tutupnya.(ita)
Dewan Geram Taman di Depan Myko Belum Dibongkar
