MAKASSAR, BKM–Partai Demokrat Makassar masih sangat hati-hati untuk menentukan pilihan untuk mengusung bakal calon (Balon) Wali Kota Makassar jeleng Pemilihan walikota (Pilwali) 2018 nanti.
Demokrat masih akan fokus untuk persiapan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel yang diketahui Ni’matullah Erbe pada 1 April mendatang.
Selain itu, Demokrat juga masih akan disibukkan dengan pelaksanaan Musyawarah cabang (Muscab) 24 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat se Sulsel. “Olehnya itu, hingga saat ini belum ada keputusan apapun terkait calon yang akan dimajukan. Demokrat belum berfikir jauh, sebab tahapan Pilwali masih lama yah, paling satu sampai dua bulan sebelum tahapan-tahapan baru ambil sikap,”ujar Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali di Gedung DPRD Makassar, Jumat (24/2)..
Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah mengevaluasi kekuatan partai hingga tingkat daerah pasca Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Itu atas perintah Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. “Setelah Pilgub DKI kami akan mengevaluasi infrastruktur partai pak Ketua Umum DPP memerintahkan kami semua untuk mengevaluasi partai,” ujar ARA.
Sementara untuk Muscab Demokrat Makassar, ARA menyebut sudah sangat terlambat untuk diselenggarakan. Kendati demikian, pihaknya akan memaksimalkan sisa waktu tersebut untuk menjemput pesta politik kedepan khususnya Pilwali Makassar. “Selesai pelantikan DPD langsung dilanjutkan dengan Muscab dimasing-masing daerah saat ini, saya kira DPD sementara mengodok juknisnya,” tuturnya.
Terkait persiapan pelantikan DPD Demokrat Sulsel, Haidar Madjid yang menjadi ketua panitia Musda sekaligus panitia pelantikan mengatakan bila jadwal sudah disepakti 1 April. “Hari kami rapat guna membicarakan soal tempat dan tehnis pelantikan,”ujar Haidar yang juga anggota Komisi A DPRD Sulsel ini. (ita/rif)