JENEPONTO, BKM — Tidak dapat dipungkiri, populasi perempuan lebih banyak dari laki-laki. Ini berdampak pada makin banyaknya perempuan telah mengambil bagian di dalam berbagai bidang profesi, seperti dokter, politisi, TNI, Polri, pengusaha, sampai pada sektor informal. Sehingga perempuan sudah mampu mengisi dan sejajar dengan laki-laki.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, pada acara pelantikan dan pengukuhan pengurus dan sosialisai Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) tingkat kecamatan se Kabupaten Jeneponto di gedung Kalabbirang Rujab Bupati Jeneponto, Jalan Malajong Daeng Liwang Bontosunggu, Senin (27/2).
Pelantikan dan pengukuhan dilakukan Ketua FPPI Kabupaten Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan. Turut hadir Ketua FPPI Provinsi Sulsel, Bulan Nanda, para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Jeneponto, serta ratusan pengurus FPPI se Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini diselenggarakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Jeneponto, Hj Jumiati Karaeng Tonjong selaku ketua panitia.
Iksan mengatakan, pengukuhan ini dapat dijadikan momentum untuk berkontribusi terhadap akselerasi pembangunan yang terus digalakkan saat ini. Khususnya pemberdayaan perempuan agar semakin membangun eksistensi sebagai wadah dan pengembangan peran perempuan di dalam mensejahterakan keluarga dan masyarakat
Ketua FPPI Sulsel, Bulan Nanda, mengatakan, para pengurus FPPI kecamatan yang telah dilantik Ketua FPPI Kabupaten Jeneponto agar melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Terutama dalam hal mendidik dan membesarkan anak.
”Perlu diketahui, pemerintah sangat memberi perhatian terhadap pembangunan pemberdayaan perempuaan. Ini dapat dilihat pada tahun 2016. Yakni dengan terbitnya PP Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah, yakni Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) agar mengakselerasi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dimasa akan datang,” jelas Bulan Nanda. (krk/mir/c)