Site icon Berita Kota Makassar

Victor Ketua Golkar Tana Toraja

MAKALE, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel transisi HAM Nurdin Halid (NH) mengaku sangat mencintai masyarakat Toraja. “Saya tak bisa dipisahkan, karena dirinya bahagian dari orang Toraja yang terus memberi perhatian, apalagi cucu pertama dan besan saya berasal dari Toraja,”ujar NH dalam sambutannya ketika membuka Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Tana Toraja ke IX di Sekretariat Jalan Pongtiku Pantan Makale, Senin (27/2).
NH menegaskan bila dirinya sebagai calon Gubernur dan ketua Partai Golkar Sulsel tentu dapat memaknai perbedaan sebagai pilar demokrasi sebagai jalan menuju kebersamaan untuk memajukan masyarakat Toraja agar lebih sejahtera.
NH juga menyerahkan SK ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja kepada Victor Datuan Batara yang saat ini menjabat Wakil bupati. “Biar pak Victor lebih semangat kembali kerumahnya sendiri, biarkan golkar didada masyarakat, golkar dihati masyarakat agar tidak ada lagi partai terpatri dihati. Saya berdiri disini sebagai bakal calon Gubernur Sulsel, partai pilar demokrasi, kalau kita menjadikan ini potensi akan menghantar karya karya nyata,”pinta NH.
NH juga mengisahkan bila golkar pernah terpecah menjadi dualisme, namun akhirnya menjadi solid. “Sebagai calon gubernur, saya akan mempertaruhkan jabatan saya untuk memperkokoh kita semua, dengan pertambahan satu orang ini mewakili para simpatisan, kader golkar yang pernah kontrak rumah dan saat ini kembali kerumah, Victor tidak kita bajak, dia hanya kembali kepohon biringin, mari kita membangun dari kampung, menuju gerbang kesejahteraan gerakan bangun kampung menuju kesejahteraan, bagaimana cara mempersempit ketimpangan ketidak seimbangan masyarakat miskin dan kaya,” jelas NH.
Sementara itu, Victor mengatakan dirinya memilih hengkang ke Golkar karena ingin mengabdi dan bekerja dalam membesarkan partai berlambang beringin tersebut. Menurutnya, golkar adalah partai yang berjuang untuk rakyat. “Saya ingin mengabdi kepada rakyat Toraja bersama Partai Golkar, meski kemarin saya juga di Partai Demokrat. Tapi, bagi saya politik itu adalah pilihan dan pilihan saya jatuh kepada Partai Golkar,” kata Victor.
Victor menyadari jika dirinya mencapai karir politiknya seperti sekarang tak terlepas dari peran Partai Demokrat. Olehnya itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada partai berlambang mercy itu dan seluruh kadernya di Sulsel. “Saya sadar betul bahwa karir politik saya mencapai titik seperti ini karena Partai Demokrat. Saya bangga pernah menjadi bagian Demokrat, saya tidak ingin dikata seperti pengkhianat, sehingga saya meminta izin dan mengundurkan diri dengan baik,” jelasnya.
Dari 19 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat yang ada di Toraja, 14 diantaranya menyatakan ikut bersama Victor. “Sampai saat ini sudah ada 14 PAC yang ikut bersama saya, adapun lima PAC itu belum bisa saya konfirmasi akan ikut atau tidak karena hingga saat ini belum ada komunikasi yang terjalin,”jelas Victor yang menargetkan 9 sampai 10 kursi di parlemen pada pileg 2019.
Kunjungan NH bersama sejumlah pengurus mendapat sambutan dari Victor dengan sejumlah baliho ucapan selamat datang dan baliho pemenangan NH sebagai calon Gubernur Sulsel mendatang.
Mantan ketua Golkar Toraja Welem Sambolangi dikonfirmasi terpisah mengaku masih kader Golkar.
Menurutnya, terpilihnya Victor adalah keputusan partai yang wajib dipatuhi dan dihormati setiap kader. “Meski saya bukan lagi ketua, namun saya masih tetap loyal ke partai dan siap berkontribusi setiap program dan kegiatan partai Golkar,”ujar Ketua DPRD Toraja ini. (gus-jun/rif/c)

×
Exit mobile version