GOWA, BKM — Hingga memasuki akhir Februari 2017 ini, terbilang sebanyak 20 ribuan warga Gowa masih tercatat sebagai daftar tunggu e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik). Hingga kini blanko e-KTP dari pusat masih kosong. Hal ini pula dibenarkan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gowa.
Seperti dikatakan Kadis Dukcapil Gowa, H Ambo didampingi Humas Disdukcapil Gowa, Helmi Husain, Minggu (26/2), mengatakan, kosongnya stok blanko e-KTP tersebut berdasarkan imbauan yang disampaikan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri, Zudan Arif Fahrullan.
Seperti dilansir dalam penjelasan persnya di sebuah media nasional Zudan mengatakan rencananya pengadaan blanko e-KTP pada akhir Februari ini. Namun karena proses pelelangan yang diikuti lima perusahaan bermasalah lagi (soal administrasi). Karena bermasalah, maka kemungkinan pengadaan blanko e-KTP baru bisa dilakukan tiga minggu mendatang.
”Makanya berdasarkan imbauan dan penyampaian Dirjen Dukcapil pusat itu, kami teruskan informasi ini kepada masyarakat Gowa agar bersabar menunggu blanko e-KTP datang dari pusat. Kami harap masyarakat yang sudah direkam datanya agar bersabar menunggu datangnya blanko e-KTP itu,” kata Helmi.
Kendati blanko belum ada, namun pihak Dinas Dukcapil tetap melakukan pelayanan perekaman data warga yang datang untuk mendapatkan e-KTP. ”Pelayanan tetap kami buka seperti biasa. Dan kalau ada warga yang membutuhkan KTP untuk keperluannya maka kami tetap menberikan KTP sementara sebelum memiliki e-KTP,” jelas Helmi.
Diakuinya, sampai sekarang tercatat 20 ribuan warga sudah direkam datanya. ”Yah mencapai 20 ribuan warga sudah direkam datanya. Itu yang menunggu sekarang blanko. Belum termasuk yang hilang dan rusak,” tambah Helmi.
Dikatakan Helmi, blanko e-KTP habis sejak September 2016. ”Jadi selama ini kami hanya memberikan suket (surat keterangan) yang berlaku enam bulan yang fungsi dan peruntukannya sama dengan e-KTP. Setiap hari pelayanan kami buka dan yang melakukan perekaman e-KTP sekitar 200 sampai 300 orang,” jelasnya. (sar/mir)
20 Ribuan Warga Gowa Masih Daftar Tunggu e-KTP
