Site icon Berita Kota Makassar

Agus Berpeluang Diusung Gerindra, Aziz Siap Maju

MAKASSAR, BKM — Rivalitas sejumlah bakal calon (balon) jelang pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel 2018 kian memanas. Bahkan cenderung mengarah pada aksi saling serang dengan pernyataan yang terkesan menyudutkan.
Meski tanpa menyebut nama, namun pernyataan para balon tersebut mulai mendapat tanggapan dari sejumlah elit partai politik di Sulsel.
“Ini kan belum hari H. Harusnya pembicaraan para bakal calon itu pada rakyat bagaimana pembangunan. Itu yang harus didiskusikan. Sebab yang namanya pergantian pemimpin itu muaranya pada pembangunan,” ujar Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah Erbe, kemarin. Ia menanggapi aksi saling serang antara tim dan relawan sejumlah balon gubernur di media sosial (medsos).
Tanpa ingin menyebut tim dan balon mana yang sudah saling menyerang, Ulla –panggilan akrab Ni’matullah– menilai bahwa pemimpin yang ideal itu tentu tahu betul karakter rakyatnya. Juga tahu bentuk dan situasi daerahnya.
“Selain itu, juga punya konsen untuk kemajuan bersama. Bukan sekelompok orang,” ujar Ulla.
Wakil ketua DPRD Sulsel ini menegaskan bahwa semua warga Sulsel harus sejahtera bersama. Jangan hanya dinikmati sekelompok saja. Soal kepemimpinan, Ulla tetap memuji Gubernur Syahrul Yasin Limpo bersama Agus Arifin Nu’mang. “Harus diakui Pak SYL telah membawa banyak keberhasilan. Ini obyektif. Tapi tentu saja masih ada yang tercecer. Seperti soal kesenjangan, ketimpangan antardaerah sesuai angka IPM dan kesehatan yang masih rendah,” ucapnya.
Jika para balon masih saling menyerang, maka Ulla dengan Demokratnya juga siap maju. “Kalau tak ada yang memenuhi syarat, maka saya siap maju di pilgub. Sebab kita ingin menunjukkan pada orang bila banyak potensi di Sulsel. Tidak berkutat pada satu atau dua orang saja,” ujar Ulla yang tengah mendapat support dari sahabat dan kerabatnya.
Saat ini, para balon gubernur terus membangun komunikasi dengan parpol hingga masyarakat di tingkat paling bawah.
Seperti yang dilakukan Agus Arifin Nu’mang ketika mendampingi Wakil Ketua DPR RI dari Partai Gerindra Fadly Zon saat memberi kulian umum di kampus Universitas Islam Makassar (UIM), Selasa (28/2).
Agus yang juga Ketua Soksi Sulsel ini disebut berpeluang mendapat usungan Gerindra di Pilgub nanti. Selain Gerindra yang mengontrol 11 kursi di parlemen, Agus juga berpeluang diusung PDIP, PKB, PBB dan PKPI.
Sementara itu, dukungan untuk Ichsan Yasin Limpo juga terus mengalir, setelah Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menyebut dirinya sebagai satu-satunya calon gubernur Sulsel. Maka tak heran, sejumlah ketua DPD PAN se-Sulselpun ikut mendukung adik gubernur SYL ini.
Tak hanya PAN. Ormas seperti FKPPI di Sulsel pun ikut memberikan dukungan ke Ichsan.
Dalam kunjungannya ke Sinjai dan Bulukumba, Ichsan dan rombongan disambut pengurus FKPPI Sinjai yang diketuai Ny Masati. Kedatangan Ichsan disambut seratusan anggota FKPPI yang berpakain lengkap.
”Bahagia rasanya bisa bertemu dengan para anggota FKPPI dan semuanya masih solid seperti dulu,” ucap Ichsan disambut aplaus anggota FKPPI Sinjai.
Sorenya, Ichsan diundang pengurus DPD PAN Sinjai di salah satu warkop. Mantan bupati Gowa dua periode ini mengakui masih banyak kampanye hitam yang menyasar dirinya. Seperti isu dinasti dan lain-lain yang selalu dikaitkan dengan korupsi.
”Tapi nanti dulu. Kita bisa lihat data dan fakta. Dari ratusan bupati dan gubernur di Indonesia dari dinasti, hanya segelintir saja yang terjaring kasus korupsi. Ini di Indonesia. Kalau di Sulsel kan tidak ada bupati dan gubernur dari dinasti yang terjerat kasus korupsi. Artinya, tidak signifikan kalau isu dinasti dikaitkan dengan korupsi. Bahkan faktanya lebih banyak dari yang bukan dinasti yang terjerat kasus korupsi,’ ‘ungkapnya.
Sehari sebelumnya, anggota DPD RI asal Sulsel Abd Aziz Qahhar Mudzakkar hampir dipastikan kembali ikut bertarung di pilgub Sulsel 2018 mendatang. Hal ini dibenarkan kerabat dekat Aziz, Irfan Yahya yang dikonfirmasi, Selasa (28/2).
“Insya Allah, hampir pasti Ustaz Aziz akan kembali bertarung di pilgub mendatang. Ini berangkat dari melihat situasi dan merespon sejumlah dinamika politik terkini Sulsel,” katanya.
Menurut Irfan, Azis yang tak lain pengelola Pondok Pesantren Hidayatullah Makassar menjelaskan, bahwa sikap politik Azis tidak terlepas dari berbagai masukan yang berasal dari organisasi serta elemen organisasi masyarakat yang selama ini berada di sekitar Azis.
Dukungan masyarakat juga mengalir kepada ketua Golkar Sulsel transisi Nurdin Halid (NH) saat berkunjung ke Tana Toraja, Palopo hingga Luwu Utara. Tokoh masyarakat Baebunta Luwu Utara Andi Pasalo menegaskan dukungannya kepada NH pada pilgub mendatang.
“Kami atas nama warga Baebunta menyatakan mendukung penuh dan siap memenangkan Bapak Nurdin Halid di Pilgub 2018 mendatang,” ucap Andi Pasalo.
Sementara balon lainnya seperti Nurdin Abdullah (NA), Burhanuddin Andi serta Rusdi Masse juga terus bergerak. Bahkan sudah puluhan tim dan relawan yang telah terbentuk dan melakukan deklarasi hingga pengukuhan di beberapa daerah. (jun-ita/rus)

Exit mobile version