JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar menyerahkan draft RAPBD Jeneponto Tahun Anggaran 2017. Draft ini diterima Ketua DPRD Jeneponto, Muh Kasmin disaksikan 32 orang anggota DPRD Jeneponto bersama para Muspida, para pimpinan SKPD, camat, lurah, dan kepala desa.
Penyerahan berlangsung di ruang rapat utama kantor DPRD Jeneponto, Selasa siang (28/3). Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, usai menyerahkan draft tersebut, mengatakan, komposisi RAPBD 2017 terdiri atas pendapatan sebesar Rp1,112 triliun, PAD sebesar Rp106,47 miliar, belanja sebesar Rp1,184 triliun yang terbagi atas belanja tidak langsung Rp594,59 miliar dan belanja langsung Rp584.78 miliar, peberimaan pembayaran sebesar Rp71.54 miliard yang merupakan sisa lebih perhitungan anggaran sebelumnya.
Diharapkan Kata Karaeng Ninra penilaian keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) tahun 2016, Pemkab Jeneponto sudah mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengucualian (WDP). Semoga tahun ini kita mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Untuk itu, harap Iksan, dimulai dari perencanaan yang baik pengelolaan dan pelaksanaan hingga pertanggung jawaban anggaran yang profesional seperti sekarang ini kita menganut zero defisit. Makanya, jangan lagi ditambah-tambah. Tapi kalau sangat mendesak, digeser saja anggarannya.
Ketua DPRD Jeneponto, Muh Kasmin mengatakan, penyerahan Ranperda APBD Jeneponto TA 2017 sudah sangat terlambat. ”Makanya, mari bekerja maksimal dan diusahakan pada hari Jumat depan tepatnya tanggal 10 Maret 2017 sudah dapat ditetapkan. Agar roda pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan sudah bisa berjalan dengan baik,” jelas Karaeng Gassing. (krk/mir/c)
2017, Pemkab Jeneponto Target Raih WTP
