Site icon Berita Kota Makassar

Lurah Manarang Dicopot

PINRANG, BKM — Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pameo ini patut dialamatkan kepada Lurah Manarang Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang Abidin.

Abidin harus kehilangan jabatan lantaran perbuatan anak kandungnya RA. Anak sulungnya terlibat serentetan kasus pencurian di wilayah hukum Mapolres Pinrang.
Bahkan, kasus pencurian yang melibatkan seorang anak Lurah ini ditengarahi merupakan otak kasus pencurian termasuk pencurian san pembongkaran di kantor bapaknya Lurah Manarang beberapa waktu lalu.
Hal itupun menyita perhatian Bupati Pinrang HA Aslan Patonangi. Bupati langsung mencopot jabatan Abidin dari Kepala Kelurahan.
Bupati menilai karena dianggap telah mencoreng nama baik Pemkab Pinrang.
“Kita copot, karena biar bagaimanapun ini sudah mencoreng institusi Pemkab Pinrang, dan kepercayaan warga Manarang kepada yang bersangkutan juga pasti sudah hilang. Ini tidak bisa dibenarkan, dua kali kantornya kecurian tapi yang bersangkutan tidak melaporkan ke Polisi. Hal itu baru terbongkar setelah anaknya ditangkap polisi,” jelas Aslam yang ditemui di kantornya, Kamis (2/3).
Aslam menegaskan, meski dicopot, yang bersangkutan tidak dirugikan sedikitpun dalam hal jabatan eselon karena yang bersangkutan tetap di mutasi untuk mengisi jabatan eselon yang sama yaitu sebagai salah satu Kepala Seksi di Kantor Kecamatan Mattiro Bulu Pinrang.
“Yang jelasnya, kita tidak merugikan yang bersangkutan dalam hal eselon jabatan. Kita tetap berdayakan ditingkat kecamatan,” tegasnya.
Seperti yang telah diberitakan media di Pinrang dalam kasus yang menyeret Abidin dalam jabatan sebagai Lurah Manarang berawal saat anaknya yang berinisial AR dibekuk tim Resmob Polres Pinrang, Selasa (21/2) lalu.
AR ditangkap setelah diketahui terlibat pencurian di salah satu rumah warga di BTN Bulu Mas Kabupaten Pinrang, termasuk di kantor Lurah.
Saat diinterogasi, AR akhirnya juga mengakui jika telah melakukan dua kali aksi pencurian di Kantor Kelurahan Manarang, dimana bapaknya menjabat sebagai Lurah.
Parahnya, setelah ditelusuri, dua kasus pencurian itu ternyara tidak dilaporkan ke Polisi oleh Abidin tanpa ada alasan yang jelas. (ady/B)

Exit mobile version