Site icon Berita Kota Makassar

Polres Mamasa Gelar Operasi Simpatik

MAMASA, BKM — Kepolisian Resort (Polres) Mamasa mulai menggelar operasi simpatik. Operasi ini tidak hanya digelar di wilayah hukum Polres Mamasa, tapi secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Operasi tersebut berlangsung selama 21 hari atau tiga pekan dimulai dari Rabu (1/3) hingga Selasa (21/3). Sesuai dengan sandi Simpatik, maka operasi ini lebih mengedepankan tindakan persuasif. Sehingga para pelanggar tidak akan dijatuhi sanksi tilang (bukti pelanggaran).
Kaur Bin Ops Satlantas Polres Mamasa, Ipda Supriadi, menerangkan, operasi simpatik yang akan digelar hanya merupakan pemeriksaan surat-surat kendaraan bermotor. Misalnya SIM (Surat Izin Mengemudi), STNKB (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor), dan kelengkapan kendaraan lainnya, seperti spion dan plat kendaraan.
”Dalam operasi simpatik ini, kami lebih mengedepankan tindakan persuasif berupa teguran pada pengendara ketimbang tindakan preventif atau penindakan seperti tilang,” kata Supriadi, kepada BKM di kantornya, Selasa (28/2).
Sementara Kepala Kepolisian Resort Mamasa, AKBP Hanny Andhyka, mengatakan, operasi simpatik yang akan digelar ini dalam rangka penertiban dibidang lalulintas. Jadi yang diperiksa adalah kelengkapan kendaraan dan kelengkapan surat-surat kendaraan. Termasuk kepatuhan dalam berlalulintas.\
”Untuk tahap awal, operasi simpatik yang digelar hanya berupa teguran. Dan setelah diberikan teguran lantas masih dilanggar, maka akan diberikan sanksi berupa tilang,” ungkap Hanny.
Hanny menjelaskan, inti dari operasi simpatik yang digelar ini untuk meningkatkan kepatuhan berlalulintas dalam rangka promoter Kapolri. Selain itu, juga bertujuan menarik simpati masyarakat terhadap kepolisian. Sehingga selain operasi di jalan, juga akan dilakukan edukasi bagi kelompok masyarakat dan sekolah-sekolah. Namun jadual kegiatannya masih akan disusun. (dar/mir/c)

Exit mobile version