MAMASA, BKM — Pembangunan jalan strategis nasional yang menghubungkan antara Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamasa (Provinsi Sulawesi Barat), dan Kabupaten Tana Toraja (Provinsi Sulawesi Selatan) ditargetkan tuntas pada Juni 2018.
Saat ditemui BKM di kantornya, Kamis (2/3), Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi, mengungkapkan, dirinya telah melakukan rapat bersama Ahmad, Kepala Bidang Jalan pada kantor Balai Jalan Nasional.
”Saya sudah rapat bersama pihak Balai Besar Pembangunan Jalan. Pihak balai menjelaskan, pekerjalan jalan mulai dari Salu Batu, Kabupaten Mamuju sampai Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa dalam tahap pengerjaan dan ditarget akan berakhir pada Juni tahun 2018,” katanya.
Hanya saja, menurut bupati, jadi persoalan saat ini adalah pendakian di Desa Malatiro dan Kondo Ruba. Namun akan didatangkan teknisi khusus untuk menangani persoalan tersebut. Saat ini pekerjaannya tengah berlangsung.
Selain itu, jembatan yang ada di Kecamatan Mambi akan diubah total dan akan dibuat layaknya Jembatan Bolong yang ada di Kabupaten Mamuju. Namun masih ada kendala lantaran lokasih yang ada di area pembangunan jembatan yakni lokasi berupa sawah milik oknum Anggota DPRD Provonsi Sulbar yaitu milik H. Sudirman sehingga untuk membebaskan lahan tersebut masih diupayakan negosiasi, kendati demikian menurutnya hal itu menjadi tanggung jawab bupati, ungkapnya.
Untuk tahun 2017 ini, tambah Ramlan, akan dilanjutkan pembangunan jalan antara Mambi-Malabo dengan waktu pelaksanaan multiyears menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN sebesar Rp207 miliar.
Selain itu, saat ini juga sedang berlangsung pekerjaan pembangunan jalan Mamasa-Tabang. Untuk tahun ini yang dikerjakan hanya sepanjang 4,5 kilometer dengan anggaran Rp43 miliar. Jalan ini memiliki lebar 13 meter, yakni luas badan jalan 7 meter, bahu jalan kiri dan kanan masing-masing 2,5 meter dan parit 1 meter.
Selain jalan Mamasa-Tabang, juga akan dituntaskan pembangunan jalan Polewali-Mamasa yang tepat barada di Desa Tamalantik dengan total anggaran yang digunakan kurang lebih Rp20 miliar. Sementara untuk Messawa-Sumarorong belum digenjot, karena masih menunggu sisa anggaran. (dar/mir/c)
Pembangunan Jalan Mamuju-Tabang Ditarget Tuntas Juni 2018
