SIDRAP, BKM — Kasus pertikaian warga Mojong Desa Talumae Kecamatan Watang Sidenreng dengan PT Margareksa atas sengketa Lahan yamg terjadi Sabtu 4 Maret lalu, menyita perhatian
Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono.
Kapolda mendatangi Mapolres Sidrap, Senin (6/3). Inspeksi mendadak (Sidak) Irjen Muktiono tiba pukul 14.00 Wita dan kembali pukul 14.45 Wita hanya untuk mengetahui perkembangan bentrokan warga dengan karyawan PT. Margareksa.
“Saya mau tau langsung perkembangan kasus warga Mojong dan Margareksa. Katanya ini sudah bertahun tahun berselisih dan juga sudah pernah ada pertikaian sebelumnya,”ungkap Kapolda Irjen Muktiono kepada pers Mapolres Sidrap kemarin.
Kapolda berharap Kasus pertikaian wàrga dan Margareksa segera berakhir dan tidak meluas. “Ini kunjungan kerja sengaja untuk memberikan arahan dan instruksi khusus untuk segera dituntaskan. Lidik dan proses pelakunya,. Saya sudah perintahkan kapolres tuntaskan kasus Margareksa ini,” tandasnya.
Kasus ini menimbulkan korban kedua pihak. Karyawan PT. Margareksa mengalami luka tebasan masing-masing Labeddu (60) mengalami luka terbuka pada kepala bagian atas dan punggung tangan kanan antara ibu jari dan telunjuk kanan.
Sementara Latahang mengalami luka terbuka pada leher dan mendapatkan 14 ( empat belas ) jahitan dan luka terbuka pada bahu sebelah kiri dan mendapat 5 ( lima ) jahitan yang diduga akibat tebasan parang dan saat ini Senin kemarin masih menjalani perawatan di RSU Nene Mallomo Sidrap.
Sementara pelakunya La Nurung (50) dan Labbase (45) sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sementara ditahan di Mapolres Sidrap. (ady/C).
Kasus Margareksa Sita Perhatian Kapolda
