Site icon Berita Kota Makassar

Curanmor di Lima Lokasi Ditembak

MAKASSAR, BKM — Muhammad Ilham Putra Rajab Dg Lewa alias Illang (22), warga Kampung Gusung Taeng, Desa Taeng, Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, tak henti-hentinya meringis kesakitan. Sebutir peluru bersarang di bagian betisnya sebelah kanan.
Sebelumnya, pria bertubuh pendek itu diringkus Tim Resmob Polda Sulsel, Senin (6/3) pukul 21.30 Wita. Penangkapan dipimpin Panit 1 Resmob Polda Sulsel Iptu Alexander Bura.
Petugas mengetahui tersangka sedang berada di Makassar Town Square (MToS) Jalan Perintis Kemerdekaan.
Polisi kemudian memastikan kalau yang diintai itu adalah Illang, tersangka pencurian motor di parkiran masjid dalam kampus UMI Jalan Urip Somoharjo. Diapun ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Selanjutnya digelandang ke Mapolda Sulsel guna pemeriksaan lebih lanjut.
Dihadapan polisi, tersangka mengakui perbuatannya. Ia bahkan menjadi dalang pencurian motor di lima lokasi berbeda.
”Sudah lima kali, Pak (curi motor). Di Maros dan Makassar,” ujarnya.
Tersangka kemudian merinci lima lokasi yang pernah ia tempati mencuri motor. Yakni di km 25 jalan poros Makassar-Maros. Yang diambil, motor Yamaha Jupiter MX warna merah hitam milik korban Dursain. Kejadiannya pada bulan November 2014.
Pada bulan November 2016 tersangka beraksi di Perumahan Bougenville Blok G nomor 15. Tepatnya di Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang. Di lokasi itu tersangka mengambil motor merek Yamaha Mio Soul GT warna merah-putih-hitam milik korban Abdullah Nurdin.
Selanjutnya, pada Kamis (2/3/2017), tepatnya di Mall Trans Studio, tersangka melakukan aksi copet. Ia menggasak barang korban berupa handphone merek Oppo warna putih.
Kemudian, pada Sabtu (4/3/2017), tersangka kembali beraksi copet di Mall Trans Studio. Kali ini membawa kabur HP merek Asus warna hitam.
Senin (6/3/2017), tersangka beraksi di atas petepete di Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di depan kantor gubernur Sulsel. Tersangka berhasil menggasak sebuah HP merek Xiaomi milik seorang pelajar.
Usai menginterogasi, tersangka kemudian digiring untuk dilakukan proses pengembangan. Illang diminta menunjukkan barang bukti yang disembunyikan dan titik lokasi aksinya.
Namun, tersangka mengelabui petugas dan mencoba melarikan diri. Petugas meminta secara persuasif untuk menghentikan langkahnya dengan melepaskan tiga kali tembakan ke udara. Tapi tak digubris.
Akhirnya, petugas mengambil tindakan tegas dan membidik kaki tersangka untuk menghentikan langkahnya. Langkah tersangka baru terhenti setelah sebutir peluru melesak ke betis sebelah kanan. Selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan Ilham merupakan tersangka curanmor antarprovinsi dan copet. Ia terpaksa dilumpuhkan lantaran tak mengindahkan jalannya proses penyelidikan dan pengembangan.
”Tindakan tegas diambil petugas dengan menembak betis tersangka,” kata Dicky. (ish/rus)

Exit mobile version