SIDRAP, BKM — Polisi berupaya menangkap pelaku pembacokan terhadap pengangkut gabah, Lajju (19) warga Amparita kecamatan Tellu Limpoe, di salah satu warung bakso, di Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap, Senin, (6/3).
Sarung parang serta topi milik pelaku yang tertinggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dijadikan polisi sebagai petunjuk guna mengungkap dan menangkap pelaku yang langsung kabur usai kejadian.
Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Anita Taherong, mengaku sudah mendapatkan sedikit gambaran mengenai identitas pelaku, “Sudah ada yang dicurigai, dia sekarang dalam upaya pengejaran anggota,” ujar Anita, Selasa, (7/3).
Insiden pembacokan yang mengakibatkan warga asal Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap itu terluka di bagian perut sebelah kiri itu, berawal ketika korban berteman delapan orang sementara memarkir truk pengangkut gabah miliknya di depan warung bakso.
Sesaat kemudian, terjadi kesalahpahaman antara pihak korban dengan pelaku. Ketegangan sempat meredah sesaat pelaku berteman dua orang itu meninggalkan lokasi. Namun suasana kembali tegang setelah pelaku kembali dan masuk ke dalam warung menenteng sebilah parang dan menyerang korban.
Korban Lajju saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Nene Mallomo (Nemal) Pangkajene, Sidrap. Korban mengaku tidak mengenali pelaku dan tak punya persoalan dengan pelaku sebelumnya.
“Kondisi Lajju sekarang sudah agak mendingan. Luka sepanjang 20 Cm yang dialami di bagian perut sebelah kiri, sudah ditangani pihak paramedis. Harapannya, agar polisi segera mengamankan pelaku,” harap Andung, salah seorang kerabat korban. (ady/C)
Polisi Identifikasi Pelaku Pembacokan
