Site icon Berita Kota Makassar

Parepare Gelar Musrembang Tingkat Kota

PAREPARE,BKM — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Parepare, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota di ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu (9/3)
Musrebang dibuka Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe dan dihadiri Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Pemprov Sulsel, Ketua DPRD Parepare, Muspida atau forum komunikasi pimpinan Parepare, Asisten, Staf Ahli, Kepala Badan, Piimpinan SKPD, Camat, Lurah, Organisasi Kemasyarakatan, Delegasi Anak, dan Lembaga Swadaya Masyarakat Kota Parepare.
Kepala Bappeda Kota Parepare, H Iwan Assad dalam laporannya memaparkan penyelenggaraan Musrembang Kota Parepare mengacu pada beberapa peraturan baik dari Undang-Undang (UU), peraturan menteri, dan Peraturan Daerah (Perda).
“Yang pertama mengacu pada UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Kedua, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, lantas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah,” paparnya.
Menurutnya penyelenggaraan Musrenbang mengacu pada Permendagri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan, dan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
Gubernur Sulsel yang diwakili Kepala Badan Koordinasi Penanamn Modal Daerah Pemprov Sulsel, H Andi Muh Yamin, menjelaskan kegiatan ini merupakan refleksi, pemangku kepemimpinan pembangunan bukan hanya pemerintah saja, tetapi lebih ke masyarakat.
“Setiap daerah wajib menyusun rencana kerja sebagai bentuk penjabaran kerja daerah. Musyawarah ini merupakan forum dialog sekaligus penyampaian,” pungkasnya.
Awal RKPD tahun anggaran 2018. Rumusan rencana kerja itu nantinya setiap daerah harus memacu kepada visi dan misi provinsi sulawesi selatan agar dapat terwujud sinergitas antara pemprov sulsel dan daerah,”jelasnya.
Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe dalam sambutannya sekaligus membuka musrenbang tingkat Kota Parepare tahun 2017 ini mengatakan, pemerintah ini adalah harus liner dengan provinsi sulawesi-selatan.
“Betul apa yang dikatakan kepala Bappeda, kita harus berfikir progresif dan dalam musrenbang kita sudah melibatkan forum anak dan forum perempuan dan ini kali pertam di Parepare,”paparnya.
“Penghargaan hingga saat ini adalah 66 penghargaan yang telah kita dapatkan dalam kurung waktu 3 tahun 4 bulan 8 hari, itu semua karena kerja keras kita selama ini, tupoksi kita harus bekerja keras, dalam sehari satu kali 24 jam rasanya tidak cukup bagi saya untuk memikirkan ini semua,”ungkap Taufan.
Proses rencana kerja kita, tambah Taufan harus ada capaian, kita harus ada peningkatan, setiap Senin kami melakukan coffe morning untuk melihat apa capaian setiap SKPD, Untuk Pencapaian harus menggunakan angka.
“Kita ini harus dalam angka, buktinya pendapatan Asli Daerah kita mengalami peningkatan dari 60 milayar meningkat naik 110 miliar rupiah, selain itu uang APBD kita, sudah kita belanjakan tetap sasaran,”paparnya. (smr/D)

Exit mobile version