MAKASSAR, BKM — Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar kembali menghasilkan sarjana baru. Sebanyak 67 taruna tingkat akhir diyudisium setelah dinyatakan lulus dalam ujian karya tulis ilmiah terapan.
Jumlah itu terdiri dari program studi KPN 1 orang, nautika 34 orang dan teknika 32 orang. Mereka mengikuti ujian di ruang pola kampus Polimarim, Sabtu (11/3). Direktur Polimarim AMI Amrin A Rani memimpin jalannya ujian.
Usai pelaksanaan ujian, Amrin menyampaikan hasilnya. Semua peserta yang lulus dinyatakan berhak menyandang sebuta profesional ahli madya transportasi (AMd.Tra). Mereka akan mengikuti wisuda yang rencananya dilaksanakan bulan September mendatang.
Menurut Amrin, ujian karya tulis ilmiah terapan rutin dilaksanakan bagi taruna taruni yang akan mengakhiri studi di Polimarim AMI. Sebagian diantara mereka bahkan ada yang sudah bekerja ketika mengikuti ujian.
”Bedanya Polimarim AMI, karena taruna taruni praktik di atas kapal dan berlayar. Saat itu mereka sudah mendapat gaji dari perusahaan. Tidak jarang ada yang langsung diikat dengan kontrak kerja,” beber Amrin didampingi Wakil Direktur III Capt Gusrah.
Guna menghasilkan alumni yang siap bersaing di dunia kerja, khususnya untuk kapal asing, Polimarim AMI membuka kelas unggulan bagi masing-masing prodi. Selama tiga tahun terakhir dibukanya kelas unggulan tersebut telah memperlihatkan hasilnya. Untuk masuk kelas unggulan, bahasa Inggrisnya harus kuat.
Usai diyudisium, sarjana baru Polimarim AMI ini mengikuti salah satu tradisi yang turun temurun dilaksanakan. Yakni siraman. Prosesi ini berlangsung di halaman kampus Polimarim. Direktur Amrin Rani menyiramkan air ke kepala para taruna yang telah menyelesaikan pendidikannya itu. (rus)
Polimarim Yudisium 67 Sarjana Baru
