Site icon Berita Kota Makassar

APMPT Tagih Janji Bupati

MAKALE, BKM — Satu tahun kepemimpinan pasangan Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara (Nivi) di Tana Toraja dinilai banyak kalangan belum ada perubahan. Tapi yang terjadi justru baru sebatas janji yang tak kunjung kapan direalisasikan.
Begitu banyaknya janji politik yang dilontarkan saat bupati Nicodemus Kunker ke setiap kecamatan dengan menghabiskan anggaran Rp 75 juta perkecamatan, membuat gabungan organisasi PMKRI, IMTB, IPSIM, BEM Uki Toraja dan BEM STAKN yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Tana Toraja gerah.
Sejumlah organisasi tersebut, Senin (13/3) menggelar unjuk rasa di Kantor Bupati dan DPRD Tana Toraja untuk managih janji tersebut.
Jenderal Lapangan Restu Tangaka saat diterima Ketua DPRD Welem Sambolangi didampingi Kendek Rante Nico Mangera dan Josephine M Palamba dan Kesbang Armi Lenggo dalam pernyataan sikapnya menuntut Bupati Nicodemus segera merealisasikan janji politiknya. Memberikan perhatian di sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan pelayanan publik.
Aksi demo mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polres Tana Toraja dipimpin Waka Polres Kompol Zeth Zaalino, menyorot Nico-Victor setelah setahun berkuasa belum ada perubahan yang nampak dan dinikmati masyarakat. Semua terjadi karena lambannya bupati mengisi Organisasi Perang (OPD) yang lowong sehingga proses pemerintahan tidak berjalan maksimal.
Karena itu APMPT mendesak bupati segera melakukan mutasi dan para kontraktor pemenang proyek yang memiliki kualifikasi sehingga kualitas pekerjaan dijamin lebih baik.
Welem didepan mahasiswa menjelaskan kegelisahan mahasiswa dewan sudak disikapi. ”Melalui rapat tujuh fraksi di DPRD dan hasilnya telah disampaikan ke Bupati apa yang menjadi keresahan masyarakat selama ini,” tandas Welem. (gus/C).

Exit mobile version