MAKASSAR, BKM — Ramadan alias Madan (19), warga Jalan Tamajene, Lorong 1 nomor 56 tak henti-hentinya meringis kesakitan. Sesekali dia menangis. Tersangka kasus pencurian yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) ini baru saja terkena tembakan petugas. Satu buah timah panas bersarang di kaki kirinya.
Peluru aparat dilesakkan karena Madan berulah ketika dibawa untuk pengembangan kasus, Senin dinihari (13/3) pukul 00.25 Wita. Kala itu dia nekat menendang petugas lalu mencoba melarikan diri. Tim Resmob Unit Reskrim Polsek Bontoala yang dipimpin Panit 2 Iptu H Rahman Ronrong mengambil tindakan tegas terhadapnya.
Menurut Rahman Ronrong, tersangka diringkus Minggu tengah malam (12/3) pukul 23.30 Wita. Saat itu ia tengah berada di sekitar rumahnya. Ia ditangkap berdasarkan laporan korban ke polisi bernomor: LP/73/K/II/2017/Restabes Mks/Sek Bontoala.
”Tersangka diamankan di Jalan Kalumpang, Lorong 4 nomor 10. Ia sedang tertidur pulas. Selanjutnya dibawa ke mapolsek untuk diperiksa,” jelas Rahman Ronrong.
Dari hasil introgasi, tersangka mengaku melakukan aksinya di wilayah hukum Polsek Bontoala. Ia masuk ke dalam rumah kos yang ditinggalkan korban dengan cara memanjat pagar serta mencungkil pintu jendela.
Ketika berada dalam kamar korban, tersangka mengambil satu unit Ipad merek Apple. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta.
”Kita terpaksa lumpuhkan saat dilakukan pengembangan untuk penunjukan TKP serta mencari pelaku lainnya yang merupakan teman-temannya. Tersangka berusaha kabur dengan cara menendang petugas,” beber H Rahman Ronrong. (ish/rus)
Tendang Polisi, Ditembak, Maling Menangis
