Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Buka Musrenbang Kabupaten

PINRANG, BKM — Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) 2017 digelar di ruang pola Kantor Bupati, Rabu (14/3).
Acara dibuka Bupati Pinrang Aslam Patonangi dihadiri Gubernur Sulsel diwakili Kadis Pemuda dan Olahraga Sulsel Sri Endang Sukarsih, Wabup Muh Darwis Bastama, Anggota DPRD Sulsel asal Pinrang M Ali Usman dan Abdullah Tappareng.
Bupati Pinrang Aslam Patonangi, menilai Musrenbang RKPD sangat penting untuk merancang langkah, menyusun program dan kegiatan lebih inovatif untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Pinrang kedepan semakin lebih baik.
Bupati mengingatkan dan memastikan bahwa aktivitas yang dirancang memberikan konstribusi positif terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan masyarakat Pinrang.
Untuk itu, Bupati menyampaikan terima kasih dan aspirasi setinggi tingginya kepada semua pihak yang terkait telah menunjukkan peningkatan kinerjanya beberapa tahun terakhir ini.
Ditambahkan kondisi APBD terbatas, sebagaimana terungkap pada Forum SKPD, bahwa total APBD 2016 kurang lebih Rp1,338 trilyun turun menjadi Rp1,086 Trilyun sebagai dampak dari turunnya dana transfer dari pusat dan semua daerah mengalaminya, olehnya itu dalam ekspose Rencana Kerja Anggaran OPD dalam penyusunan APBD 2017.
Aslan juga menekankan pengalokasian anggaran betul betul selektif dan secermat mungkin, prinsipnya sasarannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sementara Sri Endang Sukarsih mewakili Gubernur Sulsel, menilai pertumbuhan perekonomian Sulsel semakin dinamis sesuai arah kebijakan pembangunan Provinsi Sulsel 2018, yaitu pemeliharaan ketertiban dan pengembangan demokrasi, Pengembangan ekonomi kerakyatan, Pengembangan pendidikan, Kepemudaan, Keolahragaan dan Kebudayaan serta pembangunan kesehatan.
Kepala Bappeda Pinrang Untung Pawittoi, mengatakan Musrembang RKPD Pinrang mengusung tema, peningkatan penyiapan infrastruktur, Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi.
Adapun rencana prioritas pembangunan 2018, yaitu peningkatan kualitas infrastruktur, penataan ruang, Lingkungan hidup dan Penanggulangan bencana. Pengembangan komoditas unggulan daerah. Perluasan lapangan kerja dan Penanggulangan kemiskinan. (ady/C).

Exit mobile version