ENREKANG, BKM — Anggota DPRD Enrekang dari Fraksi Partai Hanura, Andi Hendra mengaku tidak ada kegitan perjalan dinas fiktif kepada 30 anggota DPRD Enrekang pada tahun 2014 -2015.
Pengakuan ini disampaikan Andi Hendra menyusul
maraknya pemberitaan yang mengaitkan penggeledahan Gedung DPRD Enrekang oleh tim Tipikor Polda Sulsel, Jumat lalu atas dugaan kasus perjalanan dinas fiktif sejumlah anggota dewan.
“Tidak ada yang fiktif, hanya kesalahan adimistrasi yang seharusnya penyelenggara itu bekerjasama dengan universitas yang berakreditasi A tapi yang dipakai kemarin universitas akreditasi C. Disini letak kesalahanya,”ungkap Andi Hendra.
Menurutnya, kasus ini sudah diaudit BPK dan tidak ada temuan. Hanya kesalahan administrasi.
“Hasil pemeriksaan BPK menyarankan agar tidak dilakukan yang kedua kalinya bekerjasama dengan universitas yang berakreditasi C,”tambahnya.
Dia menegaskan saat Bimtek di Surabaya, semua
anggota dewan menghadiri Bimtek tersebut.
“Tidak ada yang fiktif karena hadir semuaji orang disitu,”tukasnya. (her/C)
Legislator: Tak Ada Perjalan Dinas Fiktif

????????????????????????????????????