SOPPENG,BKM — Pemerintah Desa (Pemdes) Timusu melakukan pendataan kepada warganya yang mengantongi Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk diikutkan dilembaga pendidikan non formal. Berdasarkan pendataan ada 70-an warga yang kini telah didaftar pada lembaga non formal.
Untuk mewujudkan program ini, Pemdes Timusu mengandeng SKB Kabupaten Soppeng, untuk pelaksanaan pendidikan non formal. Kepala SKB Kabupaten Soppeng Drs Mursalim, M.Si mengatakan nantinya anak putus sekolah akan diikutkan pada program tersebut seperti kursus menjahit, memasak, kecantikan, pertukangan, perbengkelan, service elektronik.
”Jadi disesuaikan dengan minat dan bakat mereka,”ujar Mursalim.
Sebelumnya Pemdes Timusu mengikutsertakan 10 warga putus sekolah untuk kursus montir mobil di lembaga kursus Annaila Soppeng secara gratis. ”Kini hasilnya sudah dimanfaatkan,” ujar Firdaus.
Bahkan kerjasama mereka dengan SKB dilanjutkan pada program paket A,B dan C sehingga diharapkan dua tahun kemudian Desa Timusu tidak lagi kita dapatkan anak usia 13 tahun sampai 21 tahun tak mengantungi ijazah. (ono/C)
Pemdes Timusu Jalin Kerjasama SKB
