Site icon Berita Kota Makassar

Terluka Bakar Terobos Api Demi Selamatkan Harta

MAKASSAR, BKM — Siang hari pukul 13.00 Wita, Rabu (22/3). Warga yang bermukim di Blok A kompleks perumahan Bumi Tamalanrea Permai, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea tiba-tiba gaduh.
Mereka berhamburan berlarian keluar dari rumahnya masing-masing. Berusaha menyelamatkan diri dengan membawa serta barang yang bisa diangkat.
Api sementara berkobar di tengah pemukiman mereka. Warga berteriak histeris sambil mencari sanak keluarganya.
Sumber api diduga berasal dari rumah salah seorang warga bernama Dg Lina. Rumah tersebut dalam kondisi kosong ditinggal penghuninya. Hanya dalam waktu singkat api meluluhlantakkan rumah hingga rata dengan tanah.
Upaya pemadaman dilakukan secara manual. Warga menyiram api dengan menggunakan air selokan.
Tidak lama berselang terdengar bunyi sirine pemadam kebakaran. Petugas damkar bersama petugas Polsek Tamalanrea dan warga berjibaku memadamkan si jago merah. Sebanyak sembilan mobil pemadam dikerahkan. Api baru bisa dikuasai setelah delapan unit rumah rata dengan tanah.
Pascakebakaran, langsung dilakukan pendataan. Lokasi dipasangi garis polisi.
Kepala Dinas Damkar Makassar Imran Samad, menyebut ada anak-anak yang mengalami luka bakar dalam peristiwa tersebut. ”Kami menerima informasi ada anak-anak yang terluka bakar. Kondisinya selamat,” ujarnya.
Kebakaran diduka dipicu ledakan tabung gas 3 kg. Sesaat setelah meledak, api langsung membakar rumah Lina. Dengan cepat api menjalar ke rumah tetangga.
Lurah Tamalanrea Aminuddin langsung turun ke lokasi. Dari hasil pendataan yang dilakukan, dari delapan rumah yang terbakar, enam diantaranya rumah kayu. Masing-masing milik Dg Lina, Dg Usman, Dg Syam, Dg Condeng, Dg Udin dan H Dolo. Sementara rumah batu permanen yang terbakar milik Basri.
”Rata-rata rumah panggung yang kayunya mudah terbakar,” uajr Aminuddin.
Bhabinkamtibmas Polsek Tamalanrea Aiptu Amiruddin yang mengambil keterangan dari saksi-saksi, mengatakan api bermula dari rumah Dg Lina. Rumah tersebut ditempatinya bersama Dg Saing.
‘”Dari rumah itu sempat terdengar suara ledakan. Warga terkejut. Begitu keluar rumah, mereka melihat api sudah berkobar,” ujar Aiptu Amiruddin.
Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kata Amiruddin, ada salah seorang warga yang mengalami luka bakar. Namanya Haeruddin (43).
”Korban Haeruddin menderita luka bakar ringan. Saat kejadian itu masuk ke dalam rumahnya dengan menerobos api. Bermaksud menyelamatkan harta miliknya yang ada di dalam rumah. Akibatnya, ia terkepung api. Telapak kaki, tangan serta pergelangannya mengalami luka bakar,” jelas Amiruddin.
Selain membakar delapan rumah, api juga menghanguskan satu unit motor kaisar, satu petepete serta dua unit becak.
“Ada juga motor, mobil dan becak ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp300 juta,” sebut Aiptu Amiruddin. (ish/rus)

Exit mobile version