LUTIM, BKM — Sebanyak 77 peserta dari kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan elemen masyarakat di Kabupaten Luwu Timur di ikutkan dalam rangka pelatihan bela negara (BN).
Pelatihan ini digagas Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Timur bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel yang dipusatkan di Resimen Induk Kodam (Rindam) VII Wrb Bela Negara di Kabupaten Gowa, Senin (20/3).
Penyematan pita Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler pada salah seorang peserta menandai pembukaan pelatihan bela negara. Semangat dan antusias peserta yang mengikuti pelatihan terlihat saat peserta meneriakkan yel-yel semangat bela negara. Bahkan dalam rombongan peserta, ada juga terlihat seorang perempuan yang ikut dalam barisan kompi tersebut.
Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler saat membuka pelatihan tersebut mengatakan, pelatihan bela negara haruslah dijiwai dengan penuh keihlasan. “Sebagai peserta, lupakan sejenak seluruh atribut yang melekat. Jadikan momentum pelatihan ini untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air, rela berkorban demi bela negara,” jelasnya.
Menurutnya era globalisasi ditambah lagi faktor-faktor politis, ekonomi, dan psikologis menyebabkan gerakan-gerakan separatis maupun konflik antar etnis terjadi. Belum lagi masalah ketidakadilan sosial dan ekonomi, persaingan antar kelompok, korupsi merupakan masalah sosial yang mengancam semangat persatuan dan kesatuan dan mengancam kedaulatan negara.
“Karena itu, tugas pembelaaan terhadap negara ini, merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Seluruh komponen masyarakat harus menanamkan kesadaran bela negara,” jelasnya.
“Kesbang sebagai pengagas kegiatan ini, saya minta agar terus menambah jumlah peserta sebab hal ini sangat strategis terutama bagi generasi muda” tutupnya. (alp/C)
77 Peserta asal Lutim Ikut BN
