SINJAI, BKM — Kepala Rutan Kelas II B Sinjai menggelar Coffe Morning dengan awak media di Rutan Kelas II B Sinjai, Rabu (22/3). Coffe Morning membahas mengenai pidana alternatif bagi pelanggar hukum dan beberapa program Rutan Sinjai terhadap warga binaan.
Kepala Rutan Kelas II B Sinjai, Akbar Amnur mengatakan pidana alternatif sudah mendesak diberlakukan karena kapasitas Rutan maupun Lapas di Indonesia sudah over Kapasitas.
“Kenapa pidana alternatif perlu diberlakukan karena di Indonesia sendiri angka Napi terakhir mencapai 200 ribu orang dan tertampung di 400 rutan maupun lapas. Penjara di Indonesia sudah over tempat tidur,” ujarnya.
Ini karena Indonesia menganut KUHP lama padahal ada pidana alternatif tapi jarang diberlakukan. Di Sinjai sendiri kapasitas tempat tidur hanya 75 tempat tidur sementara penghuni sebanyak 99 orang,”ujarnya
Menurutnya, pidana alternatif yang bisa diberlakukan bagi pelanggar hukum seperti deversi, denda dan pidana sosial. “Dan beberapa contoh kasus yang bisa diberlakukan dalam pidana alternatif ini antara lain, kasus laka lantas, KDRT dan penganiayaan ringan dan narkoba. Kasus narkoba ini tidak selamanya harus divonis penjara tapi bisa direhabilitasi,”jelasnya
Olehnya itu, agar Rutan dan Lapas tidak over kapasitas sekaligus menghemat uang negara maka pihaknya berharap agar pidana alternatif bisa segera diberlakukan
“Saat ini rancangannya sudah dibahas di DPR RI, cuma sampai sekarang belum juga disahkan, kami berharap agar segera diberlakukan,”harapnya
Terkait dengan langkah Rutan agar warga binaan bisa betah dan taat aturan Akbar menuturkan pada dasarnya tidak ada orang yang ingin dipenjara. Cuma karena kekhilafan mereka sendiri sehingga mereka berada Rutan. “Kami tidak ada pembatasan hak-hak terhadap warga binaan. Setiap hari dijadwalkan apel kerja, shalat berjamaah, kultum bergiliran usai shalat duhur sehingga semua warga binaan sudah bisa kultum,” jelasnya
Sementara, terpidana kasus narkoba Muh Natsir mengaku menyesal atas perbuatanya. “Tak ada enaknya di penjara. Kami cuma manusia biasa yang tersesat, kami bersyukur karena kami mendapatkan pembinaan yang baik di Rutan,”pungkasnya. (din/D)
Rutan Sinjai Silaturahmi Awak Media
