Site icon Berita Kota Makassar

Dirjen PKH Ngaku Kaget Lihat Bupati Gowa

GOWA, BKM — Kehadiran Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Republik Indonesia (PKH RI), I Ketut Diarmita di Pemkab Gowa mengundang tawa para rombongan Dirjen maupun pimpinan SKPD dan inseminator yang mengisi ruangan Baruga Karaeng Pattingaloang, Jumat pagi (24/3).
Hal lucu mencuat tatkala Ketut yang berdarah Bali dan Polmas Sulbar ini mengaku kaget begitu tahu siapa Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang duduk di sebelahnya dalam ruang baruga tersebut.
”Dari tadi saya amati, pak bupati Gowa ini ternyata muda sekali. Beda jauh dengan usia saya yang 56 tahun. Sementara pak Bupati Gowa baru 32 tahun. Duduk berdekatan dengan bupati Adnan, saya merasa muda kembali,” ucap lepas dirjen saat mengawali sambutannya dalam sosialisasi Inseminasi Buatan (IB) yang digelar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gowa tersebut.
Dalam sosialisasi itu, Ketut meminta seluruh jajaran PKH mampu meningkatkan SDMnya termasuk meningkatkan kualitas dan kuantitas populasi sapi di Indonesia secara umum dan khususnya di Kabupaten Gowa.
Dalam kesempatan itu Dirjen lebih banyak mengarahkan para inseminator maupun petani peternak agar ke depan, populasi sapi lebih besar lagi dalam menunjang program nasional peternakan.
”Kita punya potensi peternakan bagus. Jangan biarkan ada tempat ‘tidur’. Jangan biarkan ada tempat yang ‘diam’. Tempat-tempat itu harus dimanfaatkan untuk pengembangan, supaya sapi-sapi yang dikeluarkan dari Gowa itu semuanya berkualitas,” kata Dirjen.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, berharap program Upsus Siwab ini bisa berumur panjang demi kesejahteraan peternak di Gowa. Kegiatan IB di Gowa dimulai sejak 1992 dan didukung tenaga inseminator 3 orang. Dari kegiatan itu sebanyak 50 ekor kelahiran ditahun berikutnya.
Pada 2014 kegiatan IB regular di Gowa hanya mampu melayani akseptor sebanyak 1.937 ekor yang dilakulan 14 orang inseminator. Tahun 2015 terdapat dua kegiatan IB yang jalan berdampingan, yaitu IB regular sebanyak 2.463 ekor dan GBIB sebanyak 4.456 ekor sehingga jumlah total di IB oleh 14 inseminator sebanyak 6.919 ekor. (sar/mir)

Exit mobile version