MAKASSAR, BKM — Selama sembilan tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Sulsel selalu di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Ini menunjukkan iklim berusaha di Sulsel semakin bergairah. Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi ini, sudah tentu berdampak PULA pada meningkatnya kebutuhan pemakaian listrik.
”Jadi ketika pertumbuhan ekonomi naik, maka iklim berusaha juga akan bergairah. Ujung-ujungnya, kebutuhan pemakaian listrik juga akan meningkat. Pemprov akan terus mendukung siapapun yang bermaksud berinvestasi di daerah ini. Termasuk PLN, Pemprov akan memberi dukungan penuh dalam upaya meningkatkan kinerjanya,” ujar Wakil Gubernur Sulsel, H Agus Arifin Nu’mang pada acara senam bersama keluarga besar PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar beserta seluruh unit area di wilayah Makassar di Anjungan Bugis Pantai Losari, Jumat kemarin (24/3).
Senama Bersama ini dari beberapa Instansi dan Mitra Kerja PLN, di antaranya Laboraturium Prodia, RS Awal Bros, RS Hermina, RS Akademis, RSIA Ananda, Polrestabes Makassar, PT Bintang Inti Gelora, PT Cindy Eratama Sejati, PT Kinerja Cahaya Abadi, dan Klinik Sasqia.
Kegiatan senam bersama ini juga dirangkaikan kegiatan Lazis PLN Wilayah Sulselrabar, yakni berupa penyerahan 1.000 Al Qur’an kepada Forum Kajian Cinta Al Qur’an Sulsel dan penyerahan bantuan kepada kaum Dhuafa sebesar Rp40 juta.
Penyerahan 1.000 Al Qur’an diserahkan secara simbolis GM PLN Wilayah Sulselrabar, Bob Saril kepada Ketua Forum Kajian Cinta Al Qur’an Sulsel, Hj Andi Majeda Arifin Nu’mang didampingi pembina Forum Kajian Cinta Al Qur’an Sulsel, H Agus Arifin Nu’mang. Sedangkan penyerahan Bantuan kepada Kaum Dhuafa diberikan kepada 43 orang petugas kebersihan yang berada di sekitar Pantai Losari.
Anang Widjajanta, Ketua Badan Pembina Olahraga PLN Sulselrabar didampingi Muh Akbar, Ketua LAZIS PLN Sulselrabar, dan Leiden Hutapea, Manajer PLN Sektor Tello, kepada wartawan di sela kegiatan tersebut, menuturkan, bantuan Al Qur’an dan bantuan kepada kaum dhuafa ini berasal dari zakat pegawai PLN Sulselrabar yang dikumpulkan oleh LAZIS PLN Sulselrabar.
Menurut Anang, kegiatan senam bersama ini dimaksudkan selain untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, juga untuk mempererat tali silaturahmi baik di antara sesama pegawai PLN di Sulselrabar maupun dengan para mitra kerjanya.
”Penyerahan bantuan Al Qur’an dan bantuan kepada kaum dhuafa ini hanyalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan LAZIS PLN Sulselrabar. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun adalah safari Ramadan,” kata Anang.
Muh Akbar menambahkan, setiap tahun LAZIS PLN Sulselrabar berhasil mengumpulkan sebesar Rp2,7 miliar. Dana ini merupakan potongan penghasilan para pegawai di Sulselrabar. ”Dari 2.100 lebih pegawai di Sulselrabar, pegawai yang dipotong penghasilannya untuk zakat sekitar 48 persen. Kita berharap ke depan akan semakin banyak pegawai yang terlibat sehingga bantuan untuk umat akan semakin banyak pula,” harap Akbar. (mir)
Ekonomi Tumbuh, Kebutuhan Listrik Meningkat

Jpeg