PAREPARE, BKM — Setelah menjalani pemeriksaan sementara di Samarinda, 10 Anak Buah Kapal (ABK) Mujur Indah kembali berlabuh di Pelabuhan Nusantara Parepare, Jumat (24/3)
Pekan lalu, 10 ABK itu menjadi korban tenggelamnya kapal layar motor (KLM) yang ditumpangi saat melintas di perairan Polewali Mandar (Polman).
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare, Stanislaus Wembley Wetik menuturkan, usai menjalani pemeriksaan medis, seluruh ABK itu dinyatakan dalam kondisi sehat.
“Hal ini tidak lepas juga atas dukungan dan bantuan awak KM Adityha pada saat melintas dan menyelematkan para ANAK Mujur Indah,” ujar Wembley.
Menurut Wembley, awak KM Adithya juga memfasilitasi dan mengakomodasi segala kebutuhan ABK Mujur Indah selama pelayaran dari Samarinda hingga ke Pelabuhan Nusantara Parepare.
Untuk sementara, lanjut Wembley, 10 awak KLM Mujur Indah mesti menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kantor KSOP Parepare.
“Mereka dibawa ke kantor untuk dimintai keterangan pasal penyebab tenggelamnya kapal Mujur Indah. Selama pemeriksaan mereka belum bisa diganggu dulu,” pungkas Wembley. (smr/D)