Site icon Berita Kota Makassar

Akses Jalan Ambruk Sepanjang 30 Meter

MAMASA, BKM — Hujan deras yang mengguyur Kabupatan Mamasa dalam dua minggu terakhir, telah membuat jalan beton ambruk sepanjang 30 meter. Akibatnya, warga harus menggunakan bambu sebagai penyeberangan.
Jalan ambruk ini terjadi di Dusun Kendenan Desa Rambu Saratu. Jalan ini menghubungkan dua desa, yakni Desa Rambu Saratu dan Desa Tondok Bakaru. Selain sebagai akses warga setempat, juga sebagai akses anak sekolah.
Karena jalanannya ambruk sepanjang kurang lebih 30 meter, maka murid SD (Sekolah Dasar) harus melalui jalan alternatif, seperti pematang sawah dan sebagian badan jalan rabat beton yang ambruk dipasangi bambu sebagi jembatan.
Ironisnya jumlah batang bambu yang digunakan hanya dua potong batang bambu. Sehingga ditakutkan jika anak usia SD melalui jalan tersebut bisa berakibat fatal.
Rudi, murid kelas enam SDN 005 Rantebuda, mengatakan, dirinya takut melintasi jembatan yang terbuat dari bambu. Namun itu terpaksa dilalui lantaran tidak ada jalan lain. ”Saya takut lewat di sini. Tapi tidak ada jalan lain. Jadi terpaksa dilewati,” kata Rudi.
Sementara Ribka, salah seorang guru di SDN 005 Rantebuda, mengatakan, jalan ini ambruk sejak beberapa hari lalu. Namun hingga kini belum ada perhatian dari pemerintah setempat maupun instansi terkait.
”Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa dan dinas terkait dapat segera membenahi jalan tersebut sebelum menelan korban,” tandasnya. (dar/mir/c)

Exit mobile version