MAKASSAR, BKM — Naskah ujian nasional (UN) telah dicetak oleh PT Adi Perkasa. Kelanjutannya tinggal menunggu distribusi naskah ke kabupaten/kota di Sulsel.
Bahkan proses pengiriman naskah UN seperti tahun-tahun sebelumnya akan dikawal langsung oleh kepolisian bersama staf Disdik. Tak hanya pengawalan, kepolisian telah ikut berjaga sejak proses percetakan dimulai minggu lalu, sampai menjaga gudang tempat penyimpanan naskah UN.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo menjamin tak akan ada kebocoran naskah UN yang telah dicetak. Terlebih pihak percetakan sudah menandatangani pakta integritas soal kerahasian naskah yang dicetak.
“Kami zero toleransi terutama kebocoran, kami sangat mengutamakan integritas. Saya akan turun langsung jika ada kebocoran yang terjadi nantinya,” kata Irman saat melepas proses pendistribusian naskah menggunakan mobil box ini.
Untuk masalah keamanan, None menjelaskan, pihaknya berharap penuh pada bantuan kepolisian. Bahkan untuk penyimpanan naskah di kabupaten/kota sebelum disebar ke sekolah akan disimpan di kantor kepolisian atau kantor UPT dengan penjagaan personil polisi.
None panggilan akrab Irman YL menyebutkan pada saat pelaksaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang lalu dengan proses yang tidak terlalu ketat, juga tak ada kebocoran soal yang ditemukan.
“Kalau UN kita sudah siapkan semua skema dan sistem pengamanan. Meski sebenarnya UN ini hanya untuk proses pemetaan, tapi bikin sibuk seluruh dunia kayak lebaran,” jelasnya.
Untuk pelaksanaan UN berbasis paper test hanya akan dilakukan di SMA dan MA, itupun 50 persen dari jumlah sekolah yang ada. Sementara untuk, SMK tahun ini semuanya melaksanakan UN Berbasik Komputer (UNBK).
Terkait pelaksanaan UNBK, mantan kepala badan Diklat Sulsel ini mengakui sudah siap juga. Termasuk sarana dan prasarana, seperti dukungan jaringan listrik dan internet dari PLN dan Telkom.
“‘Kemarin kita sudah USBN berbasis komuter, semua berjalan lancar dan tak ada kendala. Sudah 4 kali simulasi dan 8 kali tri out. Siswa juga sudah familiar dengan sistem yang akan dipakai,” lanjutnya.
Langkah antisipasi seperti genset dan UPS juga sudah disiapkan oleh sekolah penyelenggara UNBK. Termasuk langkah memindahkan peserta ke sekolah terdekat jika terjadi pemadaman diatas hitungan jam dan UN berbasis paper test.
Sementara itu, Direktur PT Adi Perkasa, Makmur MB mengatakan, pihaknya memang yang ditunjuk untuk mencetak naskah UN tahun ini.(rhm)
