MASAMBA, BKM — Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tanalili resmi mewakili Kabupaten Luwu Utara dalam Lomba Abdi Bhakti Tani tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini diungkap Kepala BPP Tanalili Made Sudana, Kamis (30/3) kemarin.
Menurutnya, terpilihnya BPP Tanalili melalui beberapa kriteria penilaian yang dilakukan, di antaranya moto dan maklumat pelayanan, serta penerapan standar pelayanan. Tiga kriteria besar ini dipenuhi BPP Tanalili.
“Kriteria penilaian oleh tim penilai meliputi tiga aspek besar dalam proses penyelenggaraan pelayanan publik, yaitu moto, maklumat pelayanan dan penerapan standar pelayanan,” ungkap Made.
Adapun moto yang diangkat BPP yang juga didaulat sebagai Pengelola BPP Terbaik 2016 lalu, adalah CERIA yang merupakan akronim dari Cepat, Efektif, Ramah, Ikhlas, dan Akuntabilitas.
Selain itu, kata Made, ada beberapa produk layanan publik yang telah diterapkan BPP Tanalili guna membantu masyarakat, khususnya petani, dalam upaya memenuhi kebutuhannya dalam rangka mendorong pencapaian produksi usaha taninya.
“Produk layanan yang dimaksud adalah, pertama, Jasa layanan konsultasi agribisnis, yang meliputi budidaya tanaman pangan, kakao, peternakan, dan perikanan. Kedua, Jasa layanan data dan informasi, yang meliputi data potensi keragaan sumber daya alam, sawah, dan kebun. Ketiga, Jasa fasilitasi infrastruktur, yang meliputi pembuatan proposal, akta notaris, dan badan hukum kelompok tani; serta ke empat, Jasa pelayanan darurat, yang meliputi pengendalian OPT, banjir, pengairan dan kekeringan,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Edy Abidin, mengatakan, sebagai Unit Kantor Pelayanan Publik, BPP adalah otaknya Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Tanaman Pangan. Jadi BPP harus bisa memberikan contoh dan teladan yang baik, dan itu yang diperlihatkan BPP Tanalili.
“BPP itu otaknya Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Tanaman Pangan. Olehnya itu, sebagai unit pelayanan publik, sudah seharusnya bisa memberikan contoh dan teladan yang baik, dan Tanalili bisa melakukan itu. Penyuluh kita sungguh luar biasa,” kata Edy. (alp/C)