MAKASSAR, BKM–Mengapa empat pilar kebangsaan intens disosialisasikan? Jawabnya karena empat pilar itu menjadi tonggak utama perekat kehidupan berbangsa di Indonesia. Tanpa empat pilar itu, negeri ini terancam disintegrasi dan disharmonisasi.
Penegasan ini disampaikan anggota DPR/MPR RI, Samsu Niang saat melakukan sosialisasi empat pilar di Kabupaten Maros dan Soppeng, 12 hingga 14 Maret 2016 lalu.
Sosialisasi empat pilar dihadiri seratusan orang dari beragam profesi seperti pegawai negeri sipil, aktivis LSM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pelajar. Empat pilar yang disosialisasikan itu adalah Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Keempat pilar kebangsaan ini harus dijaga dan terus dipelihara secara menyeluruh dan komprehensif. Sebab pilar-pilar ini jadi tonggak utama pembangunan kerukunan bangsa,”jelas politisi PDI Perjuangan itu.
Menurut Samsu Niang semua pihak harus terus aktif mensosialisasikan empat pilar kebangsaan tersebut. Selain sebagai tonggak perekat bangsa, empat pilar itu juga menjadi saringan dalam menangkis budaya-budaya asing yang makin mudah masuk ke Indonesia di era teknologi modern ini. (herdy)
Samsu Niang: Empat Pilar Perekat Bangsa
