Site icon Berita Kota Makassar

Pangdam Hadiahi Puisi untuk Syahrul

MAKASSAR, BKM — Kendati sudah lewat, momen Hari Jadi ke-62 Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo masih dirayakan. Kali ini, dalam bentuk Dialog Budaya di Gedung Kesenian Societeit de Harmonie, Sabtu (1/4) malam.
Dialog budaya bertema ‘Burane 62 SYL 1955-2017″ itu menyajikan berbagai pertunjukan serta dialog seni dan budaya. Mulai dari seni tradisonal seperti Musik Turiolo, hingga pembacaan puisi oleh sejumlah tokoh penting Sulsel untuk Sang Komandan.
Salah satunya, pembacaan puisi spesial dari Pangdam VII Wirabuana, Mayor Jendral TNI Agus Surya Bakti.
Usai memberikan sambutan dalam kegiatan itu, Agus membuka secarik kertas berisi puisi berjudul Abangku Komandan. Puisi itu kemudian dibacakan di depan seluruh tamu yang hadir dalam kegiatan itu.
Secara khusus Agus mengatakan, puisi itu merupakan kado istimewanya untuk Gubernur yang pada 16 Maret lalu merayakan Hari Ulang Tahun ke-62.
“Pada saat beliau ulang tahun saya tidak sempat hadir. Malam ini saya ingin membuat kesan. Saya bilang sama istri menyusun entah ini apa, pantun, satire atau puisi. Saya persembahkan untuk abang saya tercinta, Syahrul Yasin Limpo,” ungkap Agus.
Dia mengutarakan, proses kreatif terciptanya puisi itu cukup menarik. Ide dalam benaknya mengalir begitu deras sehingga puisi itu bisa selesai hanya dalam waktu satu jam. Namun dia mengaku tidak sendiri membuat puisi itu karena Sang Isteri tercinta, Bella Saphira turut andil menyumbangkan ide sehingga tercipta kado istimewa tersebut.
Syahrul tak dapat menyembunyikan rasa harunya.
“Malam ini, suatu kesyukuran bagi saya. Saya sangat mengapresiasi acara ini.Saya tidak menyangka akan ada seperti ini karena memberi pesan yang sangat dalam bagi saya, ” ungkap Syahrul.
Orang nomor satu di Sulsel itu secara khusus menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga bagi semua yang terlibat dalam kegiatan ini. Terkhusus kepada sejumlah undangan istimewa yang menyempatkan diri hadir di sela-sela kesibukan dan pekerjaan yang menumpuk, seperti Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti.
“Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita untuk terus menghargai seni dan budaya kita yang kaya dan sarat akan makna. Kekayaan seni dan budaya di Sulawesi Selatan merupakan salah satu kekuatan Indonesia, ” pungkasnya. (rhm)

Exit mobile version