Site icon Berita Kota Makassar

Lirik Senayan, Ketua Parpol Jadikan Pilgub Sasaran Antara

MAKASSAR, BKM–Para elit partai politik baik di Sulsel maupun yang ada di pusat tentu lebih melirik atau mengincar posisi terhormat sebagai anggota DPR RI di Senayan dibanding dengan posisi sebagai anggota DPRD Provinsi Sulsel pada Pileg 2019 mendatang.
Salah satu langkah awal yang dilakukan para politisi sebelum bertarung memperebutkan 24 kursi sebagai jatah Sulsel untuk Senayan dengan cara memassivkan sosialisasi, konsolidasi hingga membangun percitraan partai pada masyarakat. Tak hanya itu, jelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 nanti para tokoh partai juga ikut bersosialisasi baik sebagai bakal calon gubernur maupun sebagai bakal calon wakil gubernur.
Sedikitnya ada belasan tokoh partai politik yang banyak disebut sudah pas untuk berkiprah di level Pilgub yakni Nurdin Halid, Agus Arifin Nu’mang, Ichsan Yasin Limpo dan Tanribali Lamo dari Golkar. Dari Demokrat yakni Aliyah Mustika, Andi Nurpati dan Nimatullah Erbe. Adapun dari Gerindra yakni La Tinro La Tunrung, Rudianto Asapa hingga Andi Idris Manggabarani, sementara PAN ada nama Ashabul Kahfi.
Untuk politisi Nasdem terdapat nama Akbar Faisal, Luthfi A Mutty dan Rusdi Masse. Belum lagi dari PPP yakni Amir Uskara, Andi Jamarro serta HM Aras.
Ketua PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri juga masuk hitungan, Ketua Hanura Sulsel Ambo Dalle dan ketua PKS Sulsel Mallarangan Tutu.
Tiga ketua parpol yakni Azhar Arsyad dari PKB, Suzanna Kaharuddin dari PKPI serta Badaruddin P Sabang dari PBB pada Pileg 9 April 2014 lalu mengincar kursi di DPRD Sulsel.
Ketua Demokrat Sulsel Ni’matullah tidak membantah bila di politik ada target utama dan target antara. “Pencitraan itu harus dinilai sebagai sesuatu yang positif, siapapun tentu ingin agar cita-citanya dapat tercapai dengan baik,”ujar Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.
Hal sama dikemukakan Ketua DPW PPP Sulsel HM Aras jika partainya telah mendorong dirinya untuk maju di Pilgub. Pada Pileg lalu, Aras bertarung ke Senayan lewat dapil Sulsel II bersama AM Galib (Alm), Andi Jamarro dan Andi Mariattang.
Ketua PKPI Sulsel, Suzanna Kaharuddin menambahkan bila partainya memang memasang target satu fraksi di setiap DPRD kabupaten/kota. “Saya juga mengincar kursi Senayan. Untuk itu, yang dibutuhkan adalah perbaikan struktur kepengurusan jelang verifikasi faktual Agustus nanti,”kata legislator Sulsel dua periode ini.
Pemerhati politik dari Nurany Strategic Nurmal Idrus menilai jika Pileg dan Pilgub merupakan dua pertarungan yang berbeda. Artinya, peluang masyarakat beda pilihan di Pilgub dan Pileg sangatlah besar. “Harus ada strategi khusus dari para politisi jika dirinya ingin maju di Pilgub dengan strategi yang berbeda manakala dirinya ingin maju di Pileg, karena Pileg dan Pilgub itu beda pertempuran. Pileg banyak orang baru yang bermunculan,”ujar Nurmal. (rif)

Exit mobile version