ENREKANG, BKM — Seorang siswi SMA di Pinrang Luluk Pratiningsih (17) dinyatakan tewas usai terjatuh ke jurang sedalam 14 meter saat melakukan pendakian ke Gunung Bamba Puang, Desa Tindalun, Kecamatan Anggeraja-Enrekang, Selasa (4/4) kemarin sekitar pukul 15.45 wita.
Rekan korban Ade Safitri mengaku sekitar pukul 12.20 Wita usai shalat Dzuhur mereka bertiga melakukan pendakian. Di tengah perjalanan, ada jalur pendakian yang terjal dan harus dilalui secara sendiri-sendiri.
Ade Safitri dan Asman berhasil melewati jalur terjal tersebut sementara korban gagal dan terjatuh. Kaki korban terpeleset ketika melintasi jalur sulit hingga membuatnya terperosok ke dalam jurang.
“Kakinya terpeleset saat melewati jalur itu,”beber Ade.
Melihat rekannya terjatuh, Asman langsung turun ke pemukiman warga sekitar desa setempat untuk meminta bantuan sementara Ade memberikan pertolongan pertama dan menjaga korban.
Sekitar pukul 15.45 Wita korban dan bersama kedua rekannya dievakuasi oleh warga setempat.
Sekitar pukul 16.00 Wita korban dinyatakan meninggal dunia dan langsung dilarikan ke Puskesmas Anggeraja.
Kasat Intel Polres Enrekang, Aiptu Wily kepada BKM menjelaskan setelah proses evakuasi sekitar pukul 18.00 Wita kedua saksi tiba di Mapolsek Anggeraja untuk diminta keterangan.
Sekitar pukul 20.30 Wita jenazah korban tiba di Mako Polres Enrekang menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Bamba Puang, untuk dilakukan identifikasi.
Sekitar pukul 21.45 Wita keluarga korban dari Kabupaten Pinrang tiba di Mako Polres Enrekang menggunakan mobil ambulance. Sekitar pukul 22.00 Wita jenazah korban diserahkan langsung kepada keluarga yang didampingi oleh Kapolsek Cempa Polres Pinrang AKP H Supardi kemudian dibawa ke rumah korban di Kabupaten Pinrang,
(her/C)
Jatuh ke Jurang, Pendaki Pinrang Tewas
