Site icon Berita Kota Makassar

Berdakwah Hingga ke Luar Negeri

BANYAK muslimah yang multi telenta. Namun, sangat sedikit dari mereka yang istiqamah menjalaninya. Satu diantaranya adalah Hj Erna Rasyid Taufan,SE,
Di tengah kesibukannya mendampingi sang suami, istri Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe,SH,MH yang taat menjalani ibadah ini tetap konsisten mengikuti berbagai aktivitas. Mulai dari kegiatan pemerintah, sosial, fashion, hingga terjun ke dunia dakwah sebagai da’iah di berbagai tempat.
Bukan hanya di wilayah Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Melainkan di berbagai kota di Indonesia. Bahkan ke luar negeri, seperti Malaysia, Thailand dan Brunei.
“Allah SWT telah memberi banyak kemudahan untuk saya dan keluarga. Selanjutnya, bagaimana saya bisa memberi dan membagi manfaat tersebut kepada orang lain,” kata ibu tiga anak ini.
Ada banyak kesibukan Erna Rasyid Taufan. Selain sebagai da’iah, tapi juga desainer, pengurus Tim Penggerak PKK, pengurus ketua FKPPI, pembina anak saleh, penulis buku, pembina APPMI (Aasosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia), pengurus Asosiasi Muslimah Pengusaha.
Juga pembina Yayasan TP Centre, ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Kekranas), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Komunitas Muslimah One-one Makassar, dan penasihat muslimah KPPSI (Komite Perjuangan Penegak Syarat Islam).
Dengan seabrek rutinitasnya, Erna tak melupakan statusnya sebagai istri seorang wali kota. Ia rutin mendampingi Taufan Pawe setiap menghadiri acara nasional. Termasuk menerima kedatangan pejabat dan tamu penting di rujab. Bahkan tak henti melayani masyarakat.
Sebagai seorang ibu dan istri wali kota, tidak salah jika Erna kemudian menjadi panutan banyak ibu rumah tangga di Kota Parepare. Perhatian dan kepedulian Erna terhadap masyarakat tak diragukan lagi.
”Saya melakukan semuanya tanpa target. Alamiah. Semata-mata untuk melayani masyarakat. Saya ingin menginfakkan apa yang saya miliki, sesuai kemampuan dan potensi yang saya miliki kepada banyak orang dan mencari ridha-Nya,” kata Erna.
Ketua Forum Kajian Cinta Alquran (FKC) Parepare ini merupakan wanita penghafal Alquran. Ia ingat betul suara almarhum ayahnya, Rasyid saat membacakan surah Yasin. Alunan ayat-ayat suci kala itu menjadi motivasi bagi Erna untuk lebih tahu dan paham tentang Alquran. Sekaligus menghafalnya.
Erna banyak berkeliling Indonesia dan negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Thailand untuk mengajak umat Islam agar tetap menjaga keimanan. Menurutnya, revolusi mental tidak cukup, mengingat Indonesia mayoritas muslim. Karena itu, ayng harus dilakukan sekarang adalah revolusi bidang agama, khususnya revolusi aqidah.
Sebagai istri orang nomor satu di Kota Parepare ini, ada banyak tantangan yang harus dihadapi Erna. Namun semua itu bisa diatasi dengan baik. Yang terpenting niat baik kepada sesama manusia.
Atas izin dari Tuhan, sejauh ini segala tantangan dan rintangan yang dihadapi masih bisa diatasi. Tetapi ia tidak ingin terlalu konsentrasi pada tantangannya. Karena itu, dirinya lebih khusyu pada peluang yang besar, selama suaminya memberi ridho.
Salah satunya adalah jangkauan wilayah dakwanya semakin terbuka lebar. Hasilnya, masyarakat Parepare melihat adanya perubahan besar di bidang keagamaan di kota ini.
Erna menjelaskan, selama dirinya menjadi istri wali kota, peluangnya untuk berdakwa terbuka lebar. Diapun memanfaatkannya untuk meningkatkan keimanan umat, dan juga menjaga toleransi antarumat beragama.
Oleh orang tuanya, ketika Erna masih kecil, ia dimasukkan ke pesantren. Biasanya, usai mengaji, Erna diajar tilawah. Praktis, kehidupan sehari-harinya selalu dekat dengan Alquran. Ia juga suka membaca buku-buku Islam milik bapaknya kala itu. (samiruddin)

Exit mobile version