MAKASSAR, BKM — Jaksa Samboritta Jilid II resmi diluncurkan. Program atas kerja sama Harian Berita Kota Makassar, Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Pemerintah Kota Makassar dan Kejaksaan Negeri Makassar ini dilaunching di Lorong Balla Lompoa, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Minggu (9/4).
Hadir dalam acara yang dirangkai kegiatan Majurong (Makassar Majukan Lorong) ini Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto. Kajari Makassar Dicky Rachmat Rahardjo. Komisaris Harian BKM Zulkifli Gani Ottoh. Direktur Utama BKM Mustawa Nur. Direktur BKM Fachruddin Palapa.
Ada pula Camat Tamalate Hasan Sulaeman serta sejumlah camat lainnya. Camat Makassar H Ruly. Camat Mariso Harun Rani. Camat Panakkukang Thahir Rasyid. Camat Tallo Zainal A Takko. Camat Bontoala Syamsul Bahri. Camat Sangkarrang Firnandar Sabara. Camat Biringkanaya Andi Syahrum Makkuradde. Camat Tamalanrea Kaharuddin Bakti. Camat Wajo diwakili Sekcam Aulia Arsyad.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan kota Makassar Sri Susilawati juga hadir. Bersama Kepala Dinas Kearsipan Nadjmah Emma.
Lurah Barombong Jamaluddin bertindak selaku tuan rumah. Tokoh masyarakat, para ketua RT dan RW serta tokoh Barombong tumpah ruah di acara ini. Forum Mada Depan (FMD) Makassar, karang taruna serta ketua RT-RW se-Kelurahan Barombong.
Dari Kejari Makassar, hadir Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Rahmat Israd dan Kasi Pidana Khusus Sri Suriyanti.
Kedatangan wali kota disambut taruna taruni serta drum band dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong. Ada pula deretan murid-murid SD yang memegang ucapan selamat datang, a’ngaru serta tarian Paduppa siswi SMP Negeri 15.
Selanjutnya wali kota dan rombongan meninjau lorong yang telah tertata dengan rapi. Antusias masyarakat begitu besar menyambut kedatangan orang nomor satunya Makassar itu. Hal tersebut cukup beralasan, karena sudah tiga tahun lamanya mereka menunggu momen seperti ini.
Dirut BKM Mustawa Nur memberi apresiasi terhadap prosesi penyambutan dalam acara ini. ”Masyarakat Barombong bersama stakeholder pemerintah telah memperlihatkan sebuah kolaborasi yang sangat baik dalam acara ini. Semuanya bekerja sama dalam sebuah perpaduan yang indah,” ujarnya.
Menurut Mustawa, setiap program yang dihadirkan harian BKM selalu mendapat dukungan dari wali kota. Karena semuanya sejalan dengan upaya menjadikan Makassar dua kali tambah baik.
”Setelah Pak Wali dilantik, Berita Kota Makassar telah menghadirkan program Mabello (Makassar Bersihkan Lorong). Ini menjadi titik awal kesaksian sejarah kerjasama ke depan antara pemerintah kota dan Harian Berita Kota Makassar. Sampai saat ini program yang kami hadirkan, Pak Wali selalu hadir untuk menyemarakkannya,” kata Mustawa disambut applaus hadirin.
Terkait Jaksa Samboritta, dijelaskan Mustawa, dalam sejarah perjalanan pemerintah kota, baru kali ini jaksa masuk lorong. Hal ini menjadi perwujudan atas kegelisahan pemerintah kota di tengah inovasi yang dilahirkan wali kota.
Dalam acara yang juga dihadiri pihak kepolisian dan TNI itu, Mustawa juga memperkendalan dua program baru yang akan diluncurkan. Yakni Polisi Saribattangta dan Tentara Merakyat.
rogram yang dihadirkan Harian Berita Kota Makassar, karena adanya kesadaran dimana media menjadi penyambung komunikasi antara masyarakat dan pemerintah kota. Koran ini selalu tampil di tengah untuk menjadi mediator.
“Jangan sampai perjalanan yang memiliki dampak baik untuk masyerakat berakhir dengan kesedihan dan meneteskan air mata. Berita Kota tampil di tengah untuk penyambung apa maunya masyarakat dan pemerintah kota, sehingga tidak timbul kesalahpahaman,” tandas Mustawa.
Komisaris Utama Harian Berita Kota Makassar Zulkifli Gani Otto sangat mengapresiasi seluruh kegiatan dan program yang dihadirkan BKM. Khususnya untuk bisa tetap dekat dengan masyarakat, dan menemani pemerintah serta aparat penegak hukum agar dapat saling memahami. Khususnya terkait masalah hukum yang terjadi di tengah masyarakat.
“Saya bangga ketika masuk dalam lorong ini, yang begitu bersih dan apik. Itu tidak lepas dari peranan masyarakat dan pemerintah kota, terkhusus Pak Wali. Belum pernah ada wali kota seperti ini, yang secara langsung masuk ke dalam lorong dan fokus menjadikan lorong tertata,” ujarnya.
Bak gayung bersambut. Kajari Makassar Dicky Rachmat Rahardjo memberi atensi yang besar terhadap Program Jaksa Samboritta Jilid II. Ia bahkan menyebut program ini luar biasa.
”Jaksa Samboritta ini merupakan sesuatu yang luar dari biasanya. Konsepnya menjadikan jaksa sebagai sahabat dan teman bagi masyarakat. Ini sejalan dengan program kejaksaan menjadikan jaksa sebagai sahabat masyarakat,” kata Dicky.
Kajari yang baru sebulan bertugas di Makassar ini mengaku sangat antusias dengan program Jaksa Samboritta, karena menjadi bagian penting dalam upaya mencegah tindak korupsi. ”Tadi disebutkan Pak Direktur (Mustawa Nur) bahwa ini yang pertama kalinya jaksa masuk lorong. Karena itu saya perintahkan ini harus dikawal. Jaksa harus selalu berada di lorong. Dampingi masyarakat. Beri mereka pemahaman tentang hukum,” tandas Dicky.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan terima kasihnya kepada BKM, karena kembali meluncurkan Jaksa Samboritta Jilid II. ”Biasanya, film itu kalau banyak penontonnya akan dilanjutkan ke seri berikutnya. Begitu pula dengan Jaksa Samboritta ini. Karena manfaat dan faedahnya begitu dirasakan pemerintah dan masyarakat, maka ada lanjutannya,” kata Danny yang disambut terikan; oppoki dari mereka yang hadir.
Lebih jauh dijelaskan, ini merupakan sejarah di Sulsel, di mana jaksa turun langsung ke lorong. Menyapa warga dan memberikan motivasi serta pemahaman akan pentingnya kesadaran hukum.
”Melalui program ini, pihak kejaksaan tidak membuat jarak dengan masyarakat. Sehingga bisa terbangun sinergitas dengan masyarakat secara langsung.
“Terima kasih kepada Berita Kota Makassar, karena telah menghadirkan program yang inovatif,” imbuhnya.
Ketua LPM Barombong Syamsul Bahri mengaku senang dengan kehadiran wali kota di wilayahnya. ”Sudah lama kami warga disini menunggu kehadiran Pak Wali di daerah kami. Terima kasih bisa hadir Pak Wali,” kata Syamsul Bahri.
Sebagai tuan rumah, Hasan Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan bahwa Barombong merupakan kelurahan perbatasan yang diapit dua kabupaten. Yakni Gowa dan Takalar. Jumlah penduduknya 15 ribu jiwa.
”Barombong menjadi kawasan yang tumbuh. Pemukiman baru yang tetap mempertahankan adat dan budaya. Ada banyak investasi yang masuk ke sini. Karenanya, salah satu permasalahan yang banyak timbul adalah persoalan tanah. Terima kasih Berita Kota yang telah melaunching Jaksa Samboritta. Ini akan sangat membantu kami, khususnya di Kecamatan Tamalate,” ujar Hasan.
Usai lauching, wali kota dan rombongan mengunjungi Balla Lompoa Barombong. Kunjungan ini sejalan dengan keinginan Danny agar sejarah di Barombong dihidupkan. Dia telah meminta khusus kepada Lurah Barombong untuk mendeteksi lokasi berlangsungnya perjanjian Bongaya. (arf-jun-mat/rus)
Ini Sejarah, Pertama Kalinya Jaksa Masuk Lorong
