POLITISI Partai Demokrat yang juga anggota Komisi IX DPR RI, Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Aliyah Mustika Ilham menggelar sosialisasi dan silaturahim dengan dosen dan mahasiswa di Kampus Unismuh Makassar, Senin (10/4)
Sosialisasi tentang pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kerjasama dengan Badan POM Sulsel, diikuti 500 mahasiswa dan dosen dari perwakilan tujuh fakultas yang ada di Unismuh.
Hadir Rektor Unismuh Dr H Abdul Rahman Rahim, Ketua BPH, Dr HM Syaiful Saleh, Wakil Rektor III, Muh Tahir, Direktur Humas, Protokol dan Kerjasama, Dr H Mahmud Nuhung dan sejumlah ketua-ketua prodi maupun jurusan. Hadir pula Kepala Balai Besar POM Sulsel, Dr Muhammad Guntur.
Rektor Rahman Rahim, menyambut baik acara sosialisasi DPR RI kerjasama dengan BPOM Sulsel ini. Kedatangan Aliyah yang juga istri mantan Walikota Makassar dua periode ini ke Unismuh mengingatkan masa lalu rektor, bahwa Ilham Arief Sirajuddin dalam dua periode memimpin Makassar, telah banyak membawa perubahan dan kemajuan bagi pembangunan kota Makasaar.
Dia juga mengatakan, sewaktu Ilham menjabat Walikota banyak membantu proses percepatan pembangunan gedung Iqra, terutama yang terkait dengan izin. “Kepedulian Ilham Sirajuddin kepada Unismuh sangat besar dan tidak bisa dilupakan,”ujar Rahman.
Sementara Aliyah Mustika dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terimah kasih kepada Unismuh atas responnya. Dari 350 mahasiswa yang ditargetkan hadir, malah yang hadir sampai 500-an lebih. Ini menandakan kalau Unismuh menerimanya dengan sangat baik, aku Aliyah.
Kepala Balai Besar POM Sulsel, Dr Muhammad Guntur lebih banyak menyampaikan imbauan untuk hati-hati mengkonsumsi makanan atau obat-obatan. Sekarang ini katanya, banyak obat-obatan yang beredar tidak jelas labelnya dan bahkan tidak terdaftar.
Dia juga mengingatkan kepada konsumen untuk hati-hati membeli obat yang ditawarkan di media online. Ada sekitar 95 persen barang kosmetik yang ditawarkan di media online tidak terdaftar. Olehnya itu mengimbau konsumen untuk tidak membeli obat kosmetik lewat online, karena besar kemungkinan yang dijual itu adalah palsu. (rif)
Sosialisasi di Kampus Unismuh
