BARRU, BKM — Sesi pertama UNBK di SMAN 1 Barru terganggu akibat lampu PLN padam dihari ke empat, Kamis(13/4). Ujian terpaksa molor selama satu jam lebih. Siswa dan pengawas resah akibat pemadaman tersebut.
Pihak PLN ranting Barru beralasan jika lampu padam terjadi akibat trafo terbakar di Gardu Induk Bakaru di Kelurahan Tuwung.
Pihak PLN baru bisa menyiapkan gengset berkekuatan 8.000 watt setengah jam, kemudian melakukan pemasangan instalasi juga memakan waktu sekitar setengah. Sehingga siswa baru bisa mengakses soal UNBK pada sesi pertama pukul 08.40 Wita. Padahal jadwal sesi pertama dimulai pukul 7.30 wita.
Kepala SMA Negeri 1 Barru ABD Majid Rahmat merasa kecewa dengan kondisi lampu padam. Keresahan Sebagai Pimpinan disekolah ini, juga diliputi para panitia pelaksanaan ujian nasional karena khawatir dengan lampu yang tidak normal bisa berimbas kepada gangguan server.
“Kondisi seperti ini bisa mengganggu siswa kami secara psikologi,” kata Majid.
Kasus yang sama tak hanya terjadi di di SMAN 1 Barru tapi juga terjadi di SMAN 2 Barru. Hanya saja tidak separah dengan lampu padam yang terjadi di SMABAR.
Manajer PLN Ranting Barru, Suardi, yang dihubungi secara terpisah membenarkan jika listrik padam. Kejadian ini terjadi sejak Kamis Subuh, karena ada trafo terbakar di Gardu Induk di kelurahan Tuwung.
“Tapi gangguan teknis itu sudah diperbaiki dan lampu padam sudah teratasi,” ujar Suardi (udi/C)
UNBK Molor Satu Jam
