Site icon Berita Kota Makassar

FAM Trip Dongkrak Kunjungan Wisatawan

MAKASSAR, BKM — Toraja Destination Management Organization (DMO) didkukung Swisscontact WISATA bekerja sama dengan Pemkab Tana Toraja dan Toraja Utara sebagai pemangku kepentingan akan menggelar Toraja Familiarization (FAM) Trip 2017.
Kegiatan ini merangkul operator tur dan media yang rencananya dilaksanakan 25-29 April mendatang. Kegiatan itu bertujuan memperkenalkan potensi pariwisata Toraja kepada pasar yang lebih luas baik ditingkat nasional maupun internasional.
Komisi Pemasaran Toraja DMO, Yohan Tangke Salu, menjelaskan, berdasarkan laporan analisis exit survey pariwisata Toraja 2014, aksesibilitas dan ketersediaan informasi mengenai transportasi, hotel, pemandu, dan obyek wisata menjadi hambatan utama selama kunjungan di Toraja bagi para wisatawan.
”Diharapkan FAM Trip ini mampu menjembatani keterbatasan informasi maupun akses untuk menghadirkan lebih banyak tinjauan positif serta paket tur yang ditawarkan ke Toraja,” ungkap Yohan saat jumpa pers Toraja Familiarization (FAM) Trip 2017 di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Jumat (21/4).
Pemerintah Toraja Utara dan Tana Toraja bekerjasama erat dalam pelaksanaan FAM trip. Terbukti, rencana diadakannya jamuan makan siang dan makan malam oleh bupati Toraja Utara dan bupati Tana Toraja bersama para peserta.
Dukungan serupa juga datang dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, seperti yang disampaikan Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Sulsel, Yulianus Batara Saleh.
”Kami membantu mempromosikan kegiatan FAM Trip ini dengan menghadirkan berbagai media cetak serta TV,” ucapnya.
Berbagai objek wisata andalan akan masuk dalam jadual kunjungan FAM Trip selama seminggu ini, antara lain Tampang Allo, Kambira, Buntu Burake, Kalimbuang Bori’, Palawa’, Sa’ dan To Barana, Batutumonga, Sesean Suloara, Ke’te Kesu’, Karassik Hills, Coffee Tour Sulotco, hingga destinasi yang cukup populer seperti Lolai. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama juga dengan ASITA, HPI dan PHRI.
”FAM trip ini diharapkan mampu menunjukkan kesiapan para pemangku kepentingan dan juga pelaku pariwisata lokal dalam menyambut para wisatawan Toraja,” pungkasnya.
Para peserta kegiatan ini, kata dia, berasal dari dalam negeri maupun luar negeri, antara lain Inggris, Cina, dan Singapura. Termasuk dua saluran televisi nasional. Tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Toraja sebanyak 180 ribu, wisatawan asing atau mancanegara sebanyak 80 ribu.
Kadis Pariwisata Toraja, Harli Patriatno berharap dari acara ini, jumlah wisatawan bisa meningkat hingga dua kali lipat dibanding tahun lalu. (rhm/mir)

Exit mobile version