Site icon Berita Kota Makassar

Lorong Bersih Kunci Makassar Raih Penghargaan

MAKASSAR, BKM– Tingginya partisipasi warga lorong di RW 06, Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini menjalankan program lorong bersih dan sehat, mengantarkan Kota Makassar masuk enam besar penilaian Lingkungan Bersih dan Sehat.
Dimana bertepatan pada hari kartini, tim penilai lingkungan bersih dan sehat turun langung melakukan pengontrolan dan verifikasi lapangan terkait kondisi kebersihan di Jalan Bonto Makkio, RW 06, Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, Jumat (21/4).
Sebelum tim penilai melakukan peninjauan lorong, Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto memberikan sambutan dihadapan tim penilai serta warga yang hadir. Wali kota menyampaikan, jika induk dari program yang dihadirkan Pemerintah Kota Makassar untuk Kota Makassar ada di program Makassar Tidak Rantasa (MTR) dan Makassar Sombere.
Kehadiran MTR di Kota Makassar mengajak serta meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Sedangkan program Makassar Sombere diartikan sebagai Makassar ramah, memiliki orang-orang yang peduli, dan Sipakalebbi atau memiliki orang-orang yang saling menghargai antar sesama manusia.
Semua program yang telah dihadirkan pemerintah kota sudah dapat dilihat hasilnya dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Seperti, kebersihan di Kota Makassar saat ini sudah lebih terkontrol dengan baik dan lorong-lorong terlihat sudah jauh lebih tertata, rapih dan hijau.
Namun semua itu tidak membuat pemerintah kota berhenti untuk berinovasi menciptakan program pro rakyat. Terlihat sejumlah program terus diluncurkan seperti Badan Usaha Lorong (Bulo) dan Home Care yang masuk dalam program Smart City.
“Program Home Care adalah pelayanan kesehatan gratis 24 jam untuk masyarakat di Kota Makassar. Di Home Care, tim medis akan mendatangi masyarakat yang sakit untuk diberikan pertolongan medis. Untuk mendapatkan pelayanan home care, dimanapun berada di Kota Makassar, biarpun tidak punya pulsa menelpon, masyarakat hanya dapat menelpon Call Center 112 dan tunggu tim medis datang. Bukan hanya kesehatan, pemadam kebakaran dan pihak kepolisian juga ada,” jelas Danny sapaan akrab wali kota.
Kehadiran tim penilai lingkungan bersih dan sehat dalam kegiatan satuan gerak PKK-KB Kesehatan di Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, ujar Danny, menjadi suatu kebanggaan dimana Kota Makassar masuk enam besar tingkat nasional. Masuknya Kota Makassar enam besar dan sebelumnya telah mendapat penghargaan di posisi kedua, menjadi motivasi dan optimisme Kota Makassar dapat meraih juara pertama di tahun ini dengan dukungan dan partisipasi semua pihak.
“Kemarin kita sudah dapat juara dua, di tahun ini kita harapkan bisa jauh lebih baik lagi dan tentunya dengan dukungan dan partisipasi semuanya,” harapnya.
Ditempat yang sama, Ketua Tim Penilai Lingkungan Bersih dan Sehat, Ahmad mengatakan kehadiran tim penilai di Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini untuk melakukan pembinaan dan verifikasi lapangan atas program lingkungan bersih dan sehat kegiatan satuan gerak PKK-KB Kesehatan.
Dia melihat kondisi lingkungan di Kota Makassar telah memperlihatkan hasil yang baik dan tidak jauh berbeda dengan kondisi yang sebelumnya. Meski demikian, seluruh warga bersama pemerintah setempat harus tetap menjaga dan meningkatkan kondisi lingkungan. Bersihnya lingkungan tentu dapat memberikan manfaat yang baik untuk semua.
“Kami harapkan kondisi lingkungan yang sudah baik dapat lebih ditingkatkan untuk mendapatkan manfaat yang baik untuk semua,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar Daniel Pakambanan optimis Kota Makassar yang telah masuk 6 besar tingkat nasional dalam kegiatan satuan gerak PKK-KB Kesehatan lingkungan bersih dan sehat dapat meraih penghargaan yang lebih baik.
Menurut Daniel, seluruh persiapan telah dimatangkan terkhusus yang masuk dalam kriteria seperti kebersihan untuk menciptakan lorong yang sehat dari segala jenis penyakit yang potensi menyerang masyarakat.
“Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rapoocini satu lorong menjadi lorong penialain lingkungan bersih dan sehat. Kami harapkan tidak ada kendala dan mendapat hasil yang baik,” tutupnya.
Selain dihadiri Walikota Makassar, kegiatan yang mulai dibuka sejak pukul 08:00 wita yang diisi dengan penampilan Anggaru dan tarian Paduppa yang dilakukan siswa siswi Sekolah Dasar (SD), juga turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Jusuf Ismail, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar Daniel Pakambanan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisya T Asikin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Ibrahim Saleh dan beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Makassar.
Dimana kegiatan yang bertepatan pada Hari Kartini ditutup dengan melakukan kunjungan dan pemantauan lorong-lorong yang dilakukan tim penilai didampingi pimpinan SKPD terkait. (arf)

Exit mobile version