MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid (NH) ingin agar kader didoktrin, guna menjaga soliditas kader jelang pelaksanaan sejumlah kontestasi, baik di Pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel, Pemilihan walikota (Pilwali) maupun Pemilihan bupati (Pilbup) yang akan digelar serentak 28 Juni 2018 mendatang.
Ribuan kader partai berlambang pohon beringin rindang akan dikumpulkan di Pulau Kodingareng Keke, Kecamatan Ujung Tanah, Minggu (29/4) pekan depan untuk mendapatkan doktrin karya kekaryaan.
Ketua panitia kegiatan, Farouk M Betta mengatakan, jika Partai Golkar Makassar akan melibatkan 6000 kadernya dalam kegiatan tersebut. Jumlah itu, diluar dari anggota Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG). “Khusus Makassar akan ada 6000 kader yang akan ikuti kegiatan itu. Tapi bisa saja akan terus bertambah,”ujar Aru-panggilan akrab Farouk, Jumat (21/4).
Aru yang tak lain adalah Ketua DPRD Makassar ini mengungkapkan, bila kegiatan doktrin kekaryaan sebagai upaya untuk mengonsolidasikan kebijakan partai di Sulsel. “Doktrin kekaryaan diharapkan semua kader terkhusus pengurus, untuk setia dan patuh terhadap semua kebijakan dan keputusan partai,” tambahnya.
Aru berharap agar setiap kader yang telah mengikuti kegiatan tersebut mampu mewujudkan visi dan misi Partai Golkar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Wakil ketua bidang organisasi daerah Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai membenarkan rencana kegiatan tersebut.
Selain itu, agenda Golkar Sulsel lainnya yakni melakukan konsolidasi di Kabupaten Wajo pada 23 April nanti. Dilanjutkan dengan pelantikan pengurus DPD II Kabupaten Bone pada 13 Mei mendatang.
“Ada beberapa daerah yang kita agendakan melakukan konsolidasi dan pelantikan serta Musda, Wajo tanggal 23 kita konsolidasi, Bone pelantikan dan Tana Toraja juga pelantikan. Sementara Torut (Toraja Utara) kita Musda pada tanggal 9 Mei nanti,”pungkasnya. (rif)
NH Ingin Kader Golkar Didoktrin
