MAKASSAR, BKM — Aneka rupa kegiatan mewarnai Hari Kartini yang diperingati, Jumat (21/4). Manajemen hotel yang ada di Makassar menandainya dengan ramai-ramai menggelar promo.
Sementara di instansi pemerintah, para pegawai mengenakan batik serta kebaya. Ada pula yang melaksanakan sosialisasi antikorupsi sambil nonton Film Kartini.
Swiss Belhotel yang berlokasi di Jalan Ujung Pandang menawarkan paket Sunset Berbacue di The Terrace (Lobby Level). ”Diskon 50 persen diberikan kepada pengunjung yang menggunakan batik, dari pukul 18.00 hingga 23.00 Wita, Jumat (21/4),” kata Tita, Public Relation Swiss Belhotel, kemarin.
Pesonna Hotel juga tampil beda dari hari biasanya. Mulai dari staf dan karyawan yang mengenakan kebaya serta batik. Juga memberikan potongan harga kamar dan diskon untuk makan minum di Pesonna Coffe Shop.
Hal yang tak jauh berbeda tampak di Aston Hotel. Para staf memakai kebaya khusus. Para tamu perempuan mendapat perlakuan khusus.
Promo spesial diskon 50 persen juga dihadirkan. Program ini diperuntukkan bagi perempuan yang menginap di kamar Executive Suite selama bulan April. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati promo diskon 21 persen untuk setiap konsumsi food di Aston Makassar.
“Berbagai promo spesial ini sengaja dihadirkan khusus untuk mengapresiasi perempuan, agar di hari special ini setiap perempuan di Kota Makassar dapat mengapresiasi diri mereka,” ungkap Astuti, PR Aston Hotel.
Selain hotel, diler kendaraan roda dua juga menggelar promo untuk pelanggan wanita. Gratis servis dan softdrink berlaku hari ini, Sabtu (22/4).
Dosen perempuan Kopertis IX Sulawesi yang tergabung dalam Unit Pengembangan dan Pemberdayaan Perempuan Kopertis IX (UP3K) Sulawesi, juga bersepakat berbuasana kebaya di Hari Kartini.
Para dosen yang berkarier di perguruan tinggi swasta di Sulsel dan Sulbar ini, melakukan pertemuan pada salah satu rumah makan. Selain menggelar arisan bulanan, juga sekaligus membicarakan beberapa program kerja yang akan direalisasikan di masa mendatang.
Komunitas para dosen perempuan Kopertis IX, selain secara rutin menjalin silaturrahmi juga membagi informasi dan pengetahuan terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi di kampus tempat mengabdi.
Di Hari Kartini pula, Solidaritas Perempuan Anti Korupsi (SPAK) mengadakan sosialisasi pencegahan antikorupsi. Kegiatan ini berlangsung di Studio XXI Mall Panakukang, Jumat (21/4).
Ada tiga sub tema sebagaia rangkaian acara. Pertama dimulai dengan melakukan permainan bersama anak-anak dan para remaja perempuan. Permainannya terbagi menjadi dua.
Majo junior dikhususkan untuk para pelajar SMP dan SMA. Sedangkan Semai dikhususkan bagi murid SD.
Untuk semai, permainannya bukan pada mangajarkan tentang pencegahan korupsi. Namun lebih kepada nilai-nilai integritas yang meliputi kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab.
Koordinator SPAK Indonesia Timur, Ema Husain mengatakan setelah melakukan permainan, diadakan nonton bersama film Kartini oleh 171 orang. Peserta dari organisasi masyarakat sipil. Tokoh perempuan partai politik. Agen SPAK dari Parepare, Maros, Enrekang, Sidrap dan Gowa.
”Setelah nonton bersama, barulah akan dilakukan diskusi bersama membahas tidakan pencegahan kotupsi. Kita situasikan saja nanti diskusinya, apakah langsung setelah nonton, atau kita lanjutkan di tempat lain,” kata Ema.
Kadis Pemuda dan Olahraga Sulsel Sri Endang Sukarsih yang juga hadir, mengapresiasi kegiatan ini. ”Ini akan menjadi kegiatan yang sangat positif untuk pencegahan korupsi bagi perempuan,” kata Sri Endang. (jun-nug/rus/c)
Ramai-ramai Promo dan Berkebaya di Hari Kartini
