Site icon Berita Kota Makassar

Tak Satupun Pendaftar di Lelang Jabatan Pemprov

MAKASSAR, BKM — Lima hari sudah lelang jabatan dibuka. Namun tak satupun pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yang mendaftarkan diri.
Padahal, waktu yang diberikan untuk mendaftar hanya 15 hari. Pendaftaran mulai 17 April hingga 9 Mei.
Sepinya peminat seleksi terbuka ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakshirie Radjamilo. “Iya, ini saya sudah khawatir. Sampai hari ini (kemarin), belum ada satupun yang mendaftar untuk ikut lelang jabatan,” ungkap Ashari, Jumat (21/4).
Namun, mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel ini tetap berpikiran positif. Dia berasumsi, kemungkinan besar pejabat yang akan ikut seleksi terbuka baru akan mendaftar menjelang batas akhir waktu yang telah ditentukan.
“Saya sempat bilang sama staf, kok belum ada yang daftar yah. Namun staf saya bilang, seperti sebelum-sebelumnya, banyak yang mendaftar di akhir-akhir waktu pendaftaran,” jelas dia.
Apalagi, lanjut Ashari, cukup banyak berkas yang menjadi persyaratan untuk dipenuhi sebelum mendaftar.
Setelah sempat tertunda beberapa waktu lamanya, Pemprov Sulsel memang membuka lelang jabatan untuk sejumlah posisi kosong.
Saat ini, kata Ashari, ada 10 jabatan lowong yang akan diisi. Masing-masing empat jabatan untuk eselon IIa. Sisanya, enam jabatan untuk eselon IIb.
Untuk eselon IIa, jabatan yang kosong antara lain Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat, Sub Bidang Keagamaan. Kemudian Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura. Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Sedangkan untuk eselon IIb masih ada enam jabatan lowong. Yakni lain Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol. Kepala Biro Pembangunan dan Pengadaan Barang/Jasa. Kepala Biro Kesejahteraan. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji. Direktur Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi. Dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar.
Ashari mengatakan, ada sejumlah tahapan yang akan dilalui peserta seleksi. Mulai dari pendaftaran, seleksi berkas dan tahapan ujian. Pihaknya nanti akan menjaring tiga nama dengan poin tertinggi untuk diajukan ke gubernur. Dia berharap, seluruh tahapan seleksi sudah bisa selesai sebelum memasuki bulan Ramadan.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, untuk proses lelang jabatan ada mekanisme yang harus dilewati. Semua diserahkan ke panitia seleksi (pansel) untuk melaksanakan tahapan yang ada. Dia juga percaya tim seleksi (timsel) yang ditunjuk bisa bekerja secara proporsional untuk menyeleksi calon pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai yang diharapkan.
“Biarkan timsel dan pansel bekerja, karena itu menjadi ranahnya,” pungkas Syahrul. (rhm/rus)

Exit mobile version