Site icon Berita Kota Makassar

”Ma….Matika. Tolongka Kodong”

MAKASSAR,BKM — Jelang larut malam, biasanya di Jalan Urip Sumoharjo arus lalulintas berlangsung lancar. Berbeda dengan Minggu malam (24/4) pukul 22.00 Wita.
Tiba-tiba saja kemacetan parah terjadi di bukaan jalan depan kantor gubernur. Kendaraan dari arah Jalan Perintis Kemerdekaan menuju Urip Sumohardjo dan sebaliknya tak bisa bergerak. Macet total.
Bunyi suara klakson saling bersahut-sahutan. Tak banyak yang mengetahui apa tengah terjadi. Seketika asap mengepul begitu tinggi. Pengendara baru tersadar ada kobaran api. Dugaannya, mahasiswa tengah menggelar aksi.
Ternyata bukan. Sumber api berasal dari pembakaran satu unit sepeda motor. Kendaraan roda dua itu dibakar oleh massa yang beringas.
Mereka marah dengan pengendara motor yang dibakar itu. Namanya Abdul Haris alias Andi (20). Warga Jalan Kesadaran itu melakukan aksi begal dengan menjambret pengendara lainnya. Usahanya untuk melarikan diri berhasil digagalkan. Diapun jadi bulan-bulanan massa.
Bogem mentah dihujamkan ke sekujur tubuhnya. Karena massa membeludak, sebagian diantaranya kemudian mengalihkan kekesalannya. Mereka beramai-ramai membakar motor pelaku.
”Ma…tolong. Matika kodong,” teriak Andi yang sudah babak belur.
Aksi main hakim sendiri oleh warga baru terhenti setelah aparat Polsek Panakkukang tiba di lokasi kejadian. Polisi langsung melepaskan tembakan ke udara untuk membuyarkan kerumunan. Ratusan orang yang tengah berkumpul di tengah jalan langsung berhamburan membubarkan diri.
Pelaku yang terkapar di tengah jalan kemudian dievakuasi oleh petugas. Ia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna menjalani perawatan medis.
Setelah kondisinya membaik, Andi kemudian diinterogasi. Ia mengaku, saat beraksi menjambret korbannya, dirinya berboncengan dengan seorang rekannya.
”Saya yang membonceng. Teman saya bernama Rahmat yang menjambret korban,” ujarnya.
Ketika kejadian, korban langsung mengejar pelaku. Pas di bukaan jalan depan kantor gubernur, motor yang dikendarai pelaku terbalik. Rahmat berhasil melarikan diri. Sementara Andi terkepung massa.
Kapolsek Panakkukang Kompol Dodik mengatakan, Abdul Haris dan rekannya menjambret korban bernama Johan Leimena (28) di Jalan Urip Sumohardjo.
”Temannya bernama Rahmat yang menjambret pengendara motor yang melaju dari arah Jalan Bawakaraeng menuju Urip Sumohardjo. Korban kemudian mengejar pelaku sambil berteriak. Itu yang mengundang perhatian warga dan pengendara lain. Begitu menikung di bukaan jalan depan kantor gubernur, pelaku terjatuh. Abdul Haris langsung jadi bulan-bulanan massa. Sementara rekannya bernama Rahmat berhasil kabur,” terang Dodik.
Saat beraksi, pelaku merampas HP korban. Abdul Haris kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Barang bukti motor yang dibakar dan menyisakan rangka telah diamankan polisi. Sementara Rahmat masih dalam pengejaran. (ish/rus)

Exit mobile version