PAREPARE, BKM — Warga sekitar dan pihak sekolah SMPN 1 Parepare serta SMKN 3 Parepare mengeluhkan sikap cleaning service RS Soemantri yang memilih membuang sampah di bahu jalan daripada di dalam kontainer yang disiapkan Dinas Kebersihan Kota Parepare.
Sampah berupa alat kesehatan habis pakai seperti infus, bekas suntik membuat warga sekitar mengeluh akan bahayanya. Tak hanya warga setempat para pengguna jalan juga mengeluhkan hal serupa. Warga setempat Mis kepada BKM mengakui hampir setiap hari dirinya menemukan cleaning service atau pegawai petugas RS Soemantri membuang sampah di bahu jalan. Tapi saat ditegur mereka memilih cuek dan tidak peduli.
“Sampah medis itu sangat berbahaya terhadap kesehatan, apa lagi depan sekolah SMP Neg 1 dan SMK Neg 3,” ujar Mis.
Kepala SMP Neg 1 Makmur ditemui terpisah mengakui sampah rumah sakit memicu kemacetan jalan. Termasuk sampah bongkaran bangunan RS bertumpuk hingga masuk dibahu jalan hingga berminggu minggu lamanya.
“Ini tempat perkir mobil membuat macet jalan,”jelas Kepsek.
Sementara TU UT/ Kepala Rumah Tangga RS Soemantri Amir ditemui BKM mengaku menyesalkan sikap cleaning servvce atau oknum pegawai yang membuang sampah semaberangan.
“Tidak waras itu orang stres, nanti saya sampaikan,” tandas Amir.
Sementara petugas Badan Lingkungan Hidup Kota Parepare saat ditemui BKM mengakui mengakui bahwa sampah medis bahaya sangat berbahaya. Apalagi dibuang disembarang tempat. (mup/C)
Sampah RS Dibuang di Bahu Jalan
